nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tarif Bawah Ojek Online Rp2.000-Rp2.500/Km

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 12:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 10 320 2002523 tarif-bawah-ojek-online-rp2-000-rp2-500-km-WTLY2iAe15.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat berdiskusi mengenai Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Perhubungan RI tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda roda dua berbasis aplikasi dengan beberapa pihak terkait.

Dalam diskusi tersebut, disampaikan ada empat fokus yang akan diperhatikan, yakni tarif, suspend, keselamatan, dan kemitraan.

 Baca Juga: Aturan Ojek Online Terbit Maret 2019

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, pemerintah belum mematok tarif dalam aturan ini. Adapun untuk angka idealnya, dia menyampaikan tarif batas bawah ojol sekitar Rp2.000-2.500 per kilometer (km) atau lebih rendah dari taksi online Rp3.500 per km.

"Kalau ideal taksi online kan Rp3.500, ojol (ojek online) mungkin bisa Rp2.000-2.500 per km," ujarnya di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019).

Angka ideal yang disampaikan pun sedikit berbeda dengan harga yang diusulkan pihak driver. Mereka mengharapkan Rp2.000-Rp3.000 per km yang ditetapkan sebagai tarif, tanpa potongan.

 Baca Juga: Kemenhub Ajak 97 Asosiasi Pengemudi Bahas Regulasi Ojek Online

Sementara itu, Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani menyatakan kesiapannya untuk membuat peraturan ini. Diharapkan, peraturan akan selesai di awal Maret 2019.

"Semoga awal Maret selesai, kami juga butuh kerjasamanya untuk seluruh pihak yang terkait, baik dari driver, instansi pemerintah, dan aplikator," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini