nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Cabai Sempat Anjlok, Mentan: Sekarang Sudah Normal

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 14:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 320 2004201 harga-cabai-sempat-anjlok-mentan-sekarang-sudah-normal-40dEKMqTwA.jpeg Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menilai harga cabai kini sudah kembali ke level normal. Harga komoditas cabai sudah berada di Rp18.000 per kilogram (kg) setelah sebelumnya sempat turun drastis di bawah Rp10.000 per kg.

Kondisi ini sempat membuat petani di Demak, Jawa Tengah melakukan aksi protes dengan beramai-ramai membuang cabai merah yang baru dipanen ke jalan raya pada Jumat, 11 Januari 2019. Petani menuntut untuk pemerintah segera menstabilkan harga jual cabai.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, harga cabai kini sudah berada di batas normal yang biasanya Rp15.000 per kg.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai Makin Pedas

"Turun di bawah Rp10.000 per kg (tadinya), biasanya Rp15.000 per kg, tapi sekarang Rp18.000 per kg. Sudah normal kembali," ujarnya setelah Rakernas Pertanian di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (14/1/209).

Dia menjelaskan, penurunan harga cabai yang drastis tersebut disebabkan melonjaknya hasil panen cabai hingga tiga kali lipat. Pasokan yang melimpah itu memukul harga cabai hingga turun tajam.

"Harga cabai yang murah itu adalah satu sisi hasil pertanian berhasil luar biasa, tapi di satu sisi harus ditolong. Kementan sudah menangani, petani sudah dibantu untuk harga (naik), karena produksi memang naik 3 kali lipat," jelasnya.

Jelang Idul Adha, Pasokan Cabai Nasional Masih Aman

Amran pun memastikan, bila harga cabai mengalami penurunan kembali bahkan di bawah Rp15.000 per kg, pihaknya akan segera mengambil langkah untuk menstabilkan. "Kalau turun di bawah Rp15.000 pe kg, bersama Menteri BUMN dan Menteri Perdagangan, kami akan turun tangan," katanya.

Sementara itu, Dirjen Holtikultura Wandi menambahkan, upaya yang dilakukan Kementan untuk menangani masalah tersebut dengan memberikan alat pengering cabai. Dengan demikian cabai memiliki nilai tambah karena bisa dijual ke tingkat industri.

"Tadi malam saya bawakan alat pengering pengolah cabai, itu mitra langsung tandatangan jadi menahan nilai harga, diolah hanya di lokasi itu. Sekarang Rp18.000-Rp20.000 per kg," kata dia.

Selain bantuan fasilitas, juga diberikan bantuan jaminan pemasaran dengan memfasilitasi kemitraan pemasaran dengan Toko Tani Indonesia (TTI) dan PT Indofood CBP. "Tadi malam langsung MOU dengan Indofood, Toko Tani dan industri bikin sambal. Sudah selesai (masalahnya)," pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini