100.970 Rumah Tangga di Jawa Barat Dapat Sambungan Listrik Gratis, Jokowi: Iuran Per Bulan Hanya Rp30 Ribu

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 18 Januari 2019 22:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 18 320 2006529 100-970-rumah-tangga-di-jawa-barat-dapat-sambungan-listrik-gratis-jokowi-iuran-per-bulan-hanya-rp30-ribu-HcVSyqGcPV.jpeg Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Garut (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

GARUT - Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyambungkan listrik gratis ke 100.970 ribu rumah tangga bagi keluarga yang tidak mampu di Jawa Barat melalui sinergi 34 BUMN.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memantau sejumlah rumah yang mendapat sambungan listrik gratis itu kepada 30.937 rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Garut. Dia juga didampingi Menteri BUMN Rini M. Soemarno, dan jajaran Direksi BUMN serta pejabat pemerintahan setempat.

"Memang ini dimulai di Jawa Barat. Tiga bulan yang lalu kita juga telah memulai di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, di Banten," ujar Jokowi di Cibatu, Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).

Menurut Jokowi, penyambungan listrik gratis tersebut sangat membantu masyarakat, mengingat biaya awal pemasangan sebesar Rp1 juta dan ini cukup berat bagi warga tidak mampu.

"Ada konsorsium BUMN yang memberikan bantuan, kalau bulanannya mereka siap, ada yang Rp 20 ribu tadi saya tanya, Rp30 ribu (per bulan)," ujar Jokowi.

Rini Soemarno menambahkan, program sambung listrik gratis dilakukan agar masyarakat yang tidak mampu bisa menikmati listrik sehingga menggenjot perekonomian di Jawa Barat.

“34 BUMN yang sudah terlibat sehingga target penyambungan listrik bagi 100.970 rumah tangga di Jawa Barat bisa tercapai. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita bersama bagi terwujudnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ungkap Rini.

Adapun 34 BUMN yang terlibat dalam program ini adalah PLN, Bulog, Jamkrindo, Pegadaian, Semen Indonesia, Dahana, Perhutani, BRI, Pindad, Telkom & Telkomsel, BNI, Airnav, Askrindo, Waskita, PTPN III Holding (PTPN VIII), Jasa Marga, Jasa Raharja, Jasindo, Biofarma, KAI, Hutama Karya, Telkomsel, Pertamina, Mandiri, Angkasa Pura 2, Pelindo 2, BTN, PIHC, WIKA, PP, PGN, Antam, Taspen, ASDP dan POS

Berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), terdapat 235.756 masyarakat tidak mampu di Jawa Barat belum tersambung/ menikmati listrik PLN secara langsung.

Sebagian masyarakat tidak mampu tersebut telah menikmati listrik, namun dengan cara levering atau menyambung dari tetangga dengan membayar iuran listrik sekitar Rp 40 ribu- 50 ribu per bulan (Hanya untuk penggunaan bola lampu).

Sementara masyarakat yang mendapatkan listrik dari PLN hanya membayar sekitar Rp 30 ribu per bulan yang dapat digunakan untuk lampu, televisi, penanak nasi dan alat elektronik lainnya

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini