nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembangkan Energi Terbarukan, Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Selasa 22 Januari 2019 11:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 22 278 2007710 kembangkan-energi-terbarukan-chandra-asri-investasi-di-panel-surya-GbNb3AnQhF.jpg PLTS (Foto: Antara)

JAKARTA - Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan energi terbarukan melalui pemasangan instalasi panel surya bagi laboratorium, gudang, dan gedung perkantoran Chandra Asri di Cilegon.

Baca Juga: Bayar Utang, Chandra Asri Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar

Kata Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra, investasi pemasangan instalasi panel surya tersebut menjadi bagian dari komitmen Chandra Asri dalam menerapkan prinsip green manufacturing untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi, mengurangi emisi karbon, dan menghasilkan zero waste. Menurutnya, instalasi panel surya itu akan mengurangi 644 ton CO2 per tahun. ”Kami percaya bahwa izin beroperasi bergantung pada komitmen perusahaan untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di semua operasi bisnis mereka. Kemitraan kami dengan Total Solar akan membantu kami mewujudkan hal itu,” ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Selasa (22/1/2019).

plts

Sementara CEO Total Solar Asia Tenggara, Gavin Adda, menjelaskan bahwa Chandra Asri kini memimpin sebagai perusahaan petrokimia dalam menunjukkan bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan energi terbarukan untuk menurunkan biaya listrik dan mengurangi emisi karbon.“Ini menunjukkan komitmen mereka (Chandra Asri) terhadap keberlanjutan dan kepercayaan diri mereka bekerja dengan para pemimpin surya global. Total berkomitmen untuk mengembangkan kemitraan energi jangka panjang dengan Chandra Asri,” jelas Gavin.

Belum lama ini, perseroan bersama PT Lotte Chemical Indonesia menanamkan investasi senilai hingga Rp130 triliun untuk membangun pabrik petrokimia. Disebutkan, Lotte Chemical Indonesia berkomitmen menggelontorkan investasi sebesar USD3,5 miliar untuk menghasilkan naphtha cracker sebanyak 2 juta ton per tahun. Demikian pula dengan PT Chandra Asri Petrochemical menyuntikan dana hingga USD5,4 miliar, yang di antaranya guna memproduksi naphtha cracker mencapai 2,5 juta ton per tahun. Total investasi kedua perusahaan tersebut mencapai USD8,9 miliar atau setara dengan Rp130 triliun (dengan nilai kurs Rp14.500/USD).

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini