nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Amran Beberkan Capaian Kinerja Kementan di Hadapan Rektor IPB

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 16:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 24 320 2008902 menteri-amran-beberkan-capaian-kinerja-kementan-di-hadapan-rektor-ipb-L31hvSPBu8.jpeg Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto: Dokumentasi Humas Kementerian Pertanian)

BOGOR - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menghadiri Seminar Nasional Ketahanan Pangan dan Launching IPB SDGs Network di Gedung Andi Nasution, Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Amran membeberkan capaian kebijakan pangan selama empat tahun pemerintahan Jokowi-JK. Hal ini di antaranya terlihat dari data BPS, lompatan inflasi pangan di tahun 2014 sebesar 10,57 persen menjadi 1,26 persen di tahun 2017.

"Ini lompatan yang luar biasa, bisa dikatakan terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Melompati 12 negara besar seperti Jerman dan China dilompati," kata Amran, Kamis (24/1/2019).

Capaian itu, sambung Amran, antara lain produk Domestik Bruto (PDB) pertanian meningkat 47,2 persen dari Rp 994,8 triliun pada 2013 menjadi Rp 1.463,9 triliun pada 2018. Ini pun merupakan lompatan kinerja pangan yang luar biasa.

"Data PDB pertanian ini sudah divalidasi oleh BPS. Jadi dari dua lompatan ini saja yakni penurunan inflasi dan kenaikan PDB, empat pemerintahan Jokowi-JK menggembirakan. Dan lompatan ini tidak terlepas dari IPB dan perguruan tinggi lainnya. Ini adalah kinerja dari kerja kita bersama. IPB mensupport teknologi baru," jelas Amran.

Baca Juga: Mentan Amran: Stok Pangan Aman, Harga Terkendali, Mafia Dilibas

Oleh karenanya, Amran pun mengapresiasi gebrakan Rektor IPB yang selalu mencetak teknologi baru. Pasalnya hal ini sejalan dengan mimpi Kementan yaitu mentransformasi pertanian tradisional menjadi modern.

"Mimpi besar kita, Insya Allah di tahun 2045, Indonesia menjadi lumbung pangan dunia," pungkasnya.

Sementara itu, Rektor IPB Arif Satria mengatakan memberikan apresiasi terhadap upaya dan program prioritas Amran dalam pemberantasan mafia pangan demi mewujudkan kedaulatan pangan.

"Pak Menteri Amran ini saya yakin menteri yang paling berani melawan mafia pangan. Tepuk tangan untuk beliau. Dulu dua bulan sebelum diumumkan yang siapa bakal menjadi Menteri Pertanian, saya termasuk yang prediksi Pak Amran yang jadi menterinya. Pak Menteri Amran ini pun selalu hadir diundang IPB," ucap Arif.

amran

Menurutnya, dalam menyikapi isu-isu strategis untuk mewujudkan kedaulatan pangan, saat ini IPB ini sedang membangun sistem tentang revolusi industri 4.0, sehingga mafia pangan tidak ada lagi. Yakni Agromaritim 4.0 guna menjawab kebutuhan pangan saat ini dan yang akan datang.

"Revolusi industri 4.0 sudah menjadi sebuah keniscayaan, mau tidak mau, suka tidak suka harus dilakukan. Sekarang eranya jadi premium menjadi freemium, jadi semuanya dengan kemajuan teknologi menjadi cepat dan murah," jelasnya.

Ia menambahkan, penekanan revolusi industri 4.0 di bidang pertanian yakni teknologi dan inovasi pertanian yang harus serba tepat, seperti pemupukan, menggunakan alat-alat yang cerdas, penggunaan bibit unggul dan menciptakan agro logistik.

Baca Juga: Produksi Padi dan Jagung Indonesia Meningkat, Ini Buktinya

Dulu orang berpikir bahwa hulu, hilir, produsen, prosesing, kemudian perdagangan melekat ke konsumen. Namun demikian, sekarang sudah menggunakan web sehingga informasi menjadi simetris dan tidak lagi asimetris.

"Jadi, petani bisa mengontrol industri, sehingga tercipta saling mengontrol dan akhirnya transparan. Sistem ini sedang dikembangkan tentang revolusi industri 4.0, sehingga mafia pangan tidak ada lagi. Nanti tugas Menteri Pertanian akan lebih ringan, tidak lagi berhadap langsung dengan mafia pangan. Inilah gambaran bahwa teknologi pertanian sedang dikembangkan," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan apresiasi terhadap upaya dan program prioritas Mentan dalam pemberantasan mafia pangan demi mewujudkan kedaulatan pangan.

"Pak Menteri Amran ini saya yakin menteri yang paling berani melawan mafia pangan. Tepuk tangan untuk beliau. Dulu dua bulan sebelum diumumkan yang siapa bakal menjadi Menteri Pertanian, saya termasuk yang prediksi Pak Amran yang jadi menterinya. Pak Menteri Amran ini pun selalu hadir diundang IPB," demikian diungkapkan Arif Satri.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini