nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Serap Rp23,2 Triliun dari Lelang 6 Seri Surat Utang Negara

Kamis 31 Januari 2019 12:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 31 20 2011829 pemerintah-serap-rp23-2-triliun-dari-lelang-6-seri-surat-utang-negara-UzoAhrPBsN.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah menyerap dana Rp23,2 triliun dari lelang enam seri Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, dengan total penawaran masuk Rp48,6 triliun.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan dalam siaran persnya, kemarin, menyatakan lelang tersebut telah melebihi target indikatif yang ditetapkan Rp15 triliun.

Melansir Harian Neraca, Jakarta, Kamis (31/1/2019), untuk seri SPN03190430, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,80%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 30 April 2019 ini mencapai Rp7,7 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskont ini mencapai 5,8% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 5,9%.

Baca Juga: Pemerintah Lelang Surat Utang, Targetnya Rp30 Triliun

Untuk seri SPN12200130, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,08767%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 30 Januari 2020 ini mencapai Rp5 triliun. Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 6,03% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,17%.

Untuk seri FR0077, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp6,6 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,97895%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2024 ini mencapai Rp15,6 triliun. Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,125% ini mencapai 7,95% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,25%.

Untuk seri FR0078, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3,45 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,13984%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2029 ini mencapai Rp6,13 triliun. Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,25% ini mencapai 8,05%dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,26%.

Baca Juga: Surat Utang Online Laku Rp4 Trilun, Didominasi Investor Milenial

Untuk seri FR0068, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,25 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,52606%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini mencapai Rp6,98 triliun. Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375% ini mencapai 8,5% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,7%.

Untuk seri FR0079, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp6,9 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,52728%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 April 2039 ini mencapai Rp7,18 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375%ini mencapai 8,5% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,67%. Sebelumnya, pada lelang enam seri SUN pada Selasa (15/1), pemerintah menyerap dana sebesar Rp27,75 triliun dari penawaran masuk mencapai Rp55,67 triliun. Dengan demikian, total selama Januari 2018, total penerbitan SUN, tidak termasuk sukuk, telah menyerap dana Rp79,2 triliun.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini