nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Melemah Tipis ke Rp13.980/USD

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 09:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 01 278 2012275 rupiah-melemah-tipis-ke-rp13-980-usd-N0wtGYUz80.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mendapat tekanan dari dolar. Rupiah melemah tipis di pembukaan perdagangan namun masih berada di level Rp14.000an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Jumat (1/2/2019) pukul 09.36 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 7,5 poin atau 0,05% ke level Rp13.980 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.945 per USD – Rp13.985 per USD.

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 5 poin atau 0,04% ke Rp13.975 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.940 per USD – Rp14.069 per USD.

Baca Juga: Dolar AS Lesu, Rupiah Makin Kokoh di Rp13.972/USD

Sebelumnya, Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Denni Puspa Purbasari mengatakan, meskipun bisa tembus Rp13.900 per USD, dirinya tidak bisa memastikan apakah nilai tukar mata uang Indonesia ini bisa bertahan di level kisaran Rp13.000 per USD. Karena menurutnya, pasar dan pergerakan nilai tukar bergerak secara dinamis.

"Oh tidak bisa dijawab seperti itu (fundamentalnya di level berapa) karena itu very dinamic (sangat dinamis pergerakannya)," ujarnya.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin 

Menurut Denni, yang bisa pemerintah lakukan sekarang adalah tetap menjaga agar ekonomi tetap baik seperti sekarang, sehingga minat investor asing maupun lokal untuk menaruh uangnya di Indonesia terus meningkat.

"Tetapi yang pasti kita tahu jika ekonomi Indonesia keeps doing very well. Global funds akan mengalir masuk, jadi pengelolaan ekonomi makro kita harus baik predictable, favorable," katanya.

Sebab menurut Denni, penguatan Rupiah belakangan ini disebabkan adanya kepercayaan invetsor asing terhadap ekonomi Indonesia. Hal tersebut terlihat dari modal asing yang masuk ke Indonesia cukup besar.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini