nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disebut Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani:74 Ribu Lebih Desa Terbangun

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 18:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 02 20 2012911 disebut-menteri-pencetak-utang-sri-mulyani-74-ribu-lebih-desa-terbangun-KODt8hMTYi.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Antara)

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akhirnya angkat bicara mengenai pernyataan Prabowo Subianto yang mengatakan dirinya sebagai “Menteri Pencetak Utang).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengungkapkan kekesalannya melalui sebuah puisi yang dituliskannya pada akun instagram pribadinya @smindrawati, Jumat (1/2/2019).

Lewat puisi tersebut, Sri Mulyani ingin memberitahu jika Menteri yang disebut pencetak utang ini ikut berandil dalam pembangunan 74 tibu lebih desa. Pembangunan desa ini juga memiliki efek domino terhadap pengurangan angka kemiskinan.

Berikut salah satu potongan puisi Sri Mulyani yang berada di bait kelima.

Kami terus bekerja

Agar 74.953 desa mampu membangun, membasmi kemiskinan.

8.212 kelurahan terbantu untuk melayani rakyat lebih baik.

Triliunan rupiah tersedia membantu saudara kita yang terkena bencana membangun kembali kehidupannya.

Bait tersebut menceritakan pencapaiannya dalam membangun 74.953 desa agar terhindar dari kemiskinan. Tak hanya itu, sebanyak 8.212 kelurahan terbantu untuk melayani rakyat lebih baik lagi.

Selain itu, pada akhir bait kelima ini menuliskan tersedianya anggaran triliunan rupiah untuk membantu saudara yang terkena bencana. Mengingat Indonesia belakangan ini sering terkena bencana

Sebagai informasi sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan juga angkat bicara tentang tudingan Menteir Pencetak utang kepada wanit yang biasa disapa Ani tersebut. Menurutnya, Sri Mulyani merupakan Menteri Ekonomi terbaik yang bahkan sudah diakui oleh dunia internasional

"Bu Ani (panggilan Sri Mulyani), itu menteri ekonomi terbaik dunia loh. Jadi kalau ada yang bilang menteri utang, mau bangkrut, ya yang ngomong yang mau bangkrut. Kalau orang yang bilang menteri utang, neneknya menteri utang!,” ujarnya beberapa waktu lalu.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini