Pengguna sepeda motor sangat mendukung
Usulan agar kendaraan roda dua bisa masuk tol ternyata disambut baik oleh kalangan pengguna sepeda motor. Sekretaris Jenderal Motor Besar Club (MBC) Irianto Ibrahim seperti dikutip dari Detik mengatakan wacana tersebut telah ditunggu jauh-jauh hari.
Pihaknya telah melayangkan surat berkali-kali kepada presiden agar kendaraan roda dua bisa masuk jalan tol. Keuntungannya, jika memang terealisasi maka akan menjadi pendapatan bagi negara dari tarif yang dibebankan kepada pengguna roda dua.
Meski demikian, ia menyadari perlu adanya jalur khusus yang bisa membuat rasa aman dan nyaman bagi keselamatan pengguna jalan tol roda dua jika ke depannya wacana ini bisa terealisasi.
Wacana penuh curiga
Di sisi lain, meski banyak yang sepakat tentang wacana sepeda motor masuk tol, namun ada juga pihak yang mencurigai munculnya wacana tersebut. Salah satunya datang dari Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi.
YLKI menilai apapun formulasinya jika memang roda dua bisa masuk tol sama saja dengan menyodorkan nyawa pengguna sepeda motor seiring tingkat bahaya jalan tol bagi pengguna kendaraan roda dua sangat tinggi.
Dalam catatan YLKI, setiap tahunnya terdapat 31.000 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang sebagian besarnya adalah pengguna sepeda motor.
YLKI mencurigai wacana agar sepeda motor bisa masuk tol muncul hasil lobi antara pelaku industri sepeda motor dengan DPR dan pemerintah. YLKI menegaskan wacana motor bisa masuk tol wajib ditolak.
Memang, bagi para pengguna sepeda motor sendiri wacana ini menimbulkan pro dan kontra. Mereka ada yang bilang setuju dan juga menolaknya dengan alasan keselamatan. Nah, kalau Anda sendiri setuju atau tidak?
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.