Share

Angkasa Pura II Siap Operasikan 3 Bandara Baru

Rikhza Hasan, Jurnalis · Selasa 05 Februari 2019 20:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 05 320 2014037 angkasa-pura-ii-siap-operasikan-3-bandara-baru-5ZEQMabqve.jpg Foto: Dok. Angkasa Pura II

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) dalam waktu dekat akan menambah jumlah bandara yang dioperasikan. Ada 3 bandara yang siap digunakan pada April atau Mei 2019.

Ketiga bandara tersebut, yaitu HAS Hanandjoeddin di Tanjung Pandan, Radin Inten II di Lampung, dan Fatmawati Soekarno di Bengkulu. Adapun saat ini, perseroan sudah mengoperasikan 16 bandara di Indonesia.

Ketiga bandara itu diserahkan pengelolaanya oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan ke AP II melalui pola Kerjasama Pemanfaatan (KSP) Aset Barang Milik Negara selama 30 tahun.

Presiden Director AP II Muhammad Awaluddin, mengatakan, pola kerjasama tersebut akan menghemat APBN karena pendanaan investasi pengembangan dan pengoperasian bandara akan bersumber dari kas internal AP II.

"Capital expenditure dan operational expenditure tiga bandara itu akan berasal dari AP II sehingga pemerintah memiliki pilihan untuk menggunakan APBN guna membangun infrastruktur lainnya. Kami sangat menyambut baik kerjasama dengan pola KSP ini sebab dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia demi kepentingan masyarakat," ujar Muhammad Awaluddin, melalui keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (5/2/2019).

Baca Juga: Menteri BUMN Angkat Komisaris Baru PT Angkasa Pura II

"Selain itu, pemerintah juga akan mendapat pendapatan tetap, pembagian keuntungan, dan penambahan aset baru, serta tetap memiliki aset eksisting bandara tersebut,” tambahnya.

Asal tahu saja, AP II sendiri sudah memiliki rencana terhadap pengembangan di tiga bandara itu. Di Bandara HAS Hanandjoeddin (Tanjung Pandan) akan dibangun terminal baru dan perluasan terminal eksisting untuk mengakomodir maksimal 6 juta penumpang hingga 30 tahun mendatang.

Terminal eksisting di bandara tersebut sebenarnya juga sudah mengalami backlog. Saat ini, jumlah pergerakan penumpang di bandara tersebut telah mencapai 1 juta penumpang per tahun, sementara kapasitas terminal hanya 300.000 penumpang.

"Investasi di HAS Hanandjoeddin disiapkan Rp559,9 miliar di mana setengahnya untuk pengembangan terminal. Sisanya untuk fasilitas lainnya seperti penebalan runway," ujar Muhammad Awaluddin.

Bandara HAS Hanandjoeddin saat ini melayani sejumlah penerbangan domestik seperti dari dan ke Jakarta dan Palembang, serta rute internasional dari dan ke Singapura.

Sementara itu, di Bandara Radin Inten II (Lampung) total investasi yang disiapkan sebesar Rp467,6 miliar di antaranya untuk overlay runway secara berkala serta pembangunan dan rehabilitasi fasilitas bandara.

Baca Juga: AP I Targetkan Layani 101 Juta Penumpang Tahun Ini

Adapun penumpang di Bandara Radin Inten II diproyeksikan dalam 30 tahun mendatang dapat mencapai 6 juta penumpang per tahun.

Pengembangan juga akan dilakukan AP II di Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu) dengan total investasi Rp622,6 miliar. Investasi itu disiapkan untuk pembangunan terminal baru dalam dua tahap guna mengantisipasi pergerakan 5,6 juta penumpang dalam 30 tahun mendatang.

"Melalui berbagai pengalaman, termasuk membangun infrastruktur digital di bandara, AP II optimistis dapat mengembangkan tiga bandara tersebut guna lebih mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Indonesia," pungkasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini