OPEC Pangkas Produksi, Harga Minyak RI Naik Jadi USD56,5/Barel

Jamilah, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 06 320 2014580 opec-pangkas-produksi-harga-minyak-ri-naik-jadi-usd56-5-barel-2kuv0PSOHC.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan beberapa negara Non-OPEC melaksanakan kesepakatan pengurangan produksi minyak mentah sebesar 1,2 juta barel per hari mulai bulan Januari 2019.

Hal itu merupakan salah satu faktor kenaikan rata-rata ICP minyak mentah Indonesia Januari 2019 menjadi USD56,55 per barel atau naik sebesar USD1,74 per barel dari USD54,81 per barel pada Desember 2018.

Sementara ICP SLC berdasarkan perhitungan Formula ICP pada Januari 2019, juga naik menjadi USD57,46 per barel, naik USD1,83 per barel dari USD55,63 per barel pada bulan sebelumnya.

Kenaikan harga minyak dunia di pasar internasional juga disebabkan oleh ekspor minyak mentah Arab Saudi di bulan Desember 2018 turun sebesar 639 ribu barel per hari menjadi sebesar 7,5 juta barel per hari, dibandingkan ekspor bulan sebelumnya.

"Selain itu, rencana Arab Saudi untuk mengurangi ekspor minyak mentahnya menjadi sebesar 7,1 juta barel per hari di akhir Januari 2019," papar Tim Harga Minyak Indonesia seperti yang dilansir dari Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah RI Turun Lagi Jadi USD54,8/Barel

Kenaikan harga minyak juga dipengaruhi oleh pengenaan sanksi Amerika Serikat kepada Perusahaan Minyak Venezuela yang dapat menyebabkan tertundanya pemulihan produksi negara tersebut.

Juga, berdasarkan publikasi OPEC bulan Januari 2019:

a. Pasokan minyak mentah global tahun di bulan Desember 2018 turun sebesar 350 ribu barel per hari dibandingkan pasokan bulan sebelumnya menjadi sebesar 100,02 juta barel per hari.

b. Jumlah rig minyak global pada bulan Desember 2018 mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 33 rig, dari 1.944 rig menjadi 1.911 rig.

Faktor lain penyebab kenaikan harga minyak dunia adalah berdasarkan laporan Baker Hughes di bulan Januari 2019, jumlah rig minyak di Amerika Serikat pada bulan Januari 2019 mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan Desember 2018 sebesar 23 rig, dari 885 rig menjadi 862 rig.

Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut, juga dipengaruhi oleh potensi berakhirnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China setelah kedua negara melakukan pertemuan di Beijing serta rencana Pemerintah China untuk mengeluarkan stimulus ekonomi baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD62,9 per Barel

Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Januari 2019 dibandingkan Desember 2018 sebagai berikut :

- Dated Brent naik sebesar USD2,07 per barel dari USD57,39 per barel menjadi USD59,46 per barel.

- WTI (Nymex) naik sebesar USD2,57 per barel dari USD48,98 per barel menjadi USD51,55 per barel.

- Basket OPEC naik sebesar USD1,68 per barel dari USD56,94 per barel menjadi USD58,62 per barel.

- Brent (ICE) naik sebesar USD2,57 per barel dari USD57,67 per barel menjadi USD60,24 per barel.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini