nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Pungli Sertifikat Tanah, Begini Jawaban Kepala BPN

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 21:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 06 470 2014587 ada-pungli-sertifikat-tanah-begini-jawaban-kepala-bpn-zijrNJoyaF.jpg Kepala BPN Sofyan Djalil (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil menegaskan pembagian sertifikat tanah yang sedang oleh pemerintah kepada masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis. Maka itu, tidak ada pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh siapapun utamanya di Kementerian ATR/BPN.

"Namun pada di tingkat daerah ada peraturan yang mengatur besaran biaya jasa tersebut. Seperti di Tangerang itu dikenakan biaya Rp150 ribu, itu bukan pungli," ujarnya di Hotel Sharing-La Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Baca Juga: 9,3 Juta Sertifikat Tanah Telah Dibagikan Sepanjang 2018

Dia menjelaskan, biaya Rp150 ribu itu sangat murah, karena untuk materai, untuk biaya pengukuran dan lain-lain. Di mana pekerjaan tersebut dilakukan di tingkat desa sebelum samapi ke BPN.

"Apabila adanya pungutan terkait sertifikat tanah oleh pejabat di Kementerian ATR tidak diperbolehkan," tuturnya.

Baca Juga: Target Sertifikasi Tanah Naik Jadi 10 Juta Bidang pada 2019

Apakah mengurus sertifikat sebaiknya di RT/RW atau sendiri agar menghindari pungli? Menurutnya, sendiri dan datang ke Kantor BPN sangat bagus sekali. Hanya saja, pengurusan tersebut kolektif, jadi bisa dari desa seluruhnya.

"Jadi seluruhnya individual itu diorganisir dan kalau di Jakarta kita yang bikin posko agar masyarakat tidak terbebani kalau tak bisa siang datang malam dan Jakarta ini Insya Allah bisa," pungkasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini