nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 5,17% Patut Disyukuri

Kamis 07 Februari 2019 16:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 07 20 2014897 presiden-jokowi-pertumbuhan-ekonomi-5-17-patut-disyukuri-ky5ugFbRMz.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan realisasi pertumbuhan ekonomi dan inflasi selama 2018 yang tercatat mencapai 5,17% dan 3,13%, patut disyukuri.

"Ya patut kita syukuri Alhamdulillah, 5,17% itu sebuah angka yang baik kalau dibandingkan negara-negara lain," kata Presiden Jokowi dilansir dari Antaranews, Kamis (7/2/2019).

Ia menyebutkan dibandingkan dengan negara negara G20, Indonesia termasuk tinggi. Menurut dia, Indonesia sudah masuk ke dalam Grup G20 yang PDB lebih dari satu triliun dolar AS.

"Kita jangan kufur nikmat, kalau diberi kenikmatan pertumbuhan ekonomi yang di atas lima%, inflasinya 3,13%, harus disyukuri karena ekonomi dunia juga masih pada posisi yang tidak baik yang tidak menguntungkan kita," katanya.

Baca Juga: Ekonomi RI 2018 Tertinggi sejak 2014, Ini Kata BI

Presiden berharap pertumbuhan ekonomi pada 2019 lebih tinggi dari 2018 dengan pendorong dari dua hal yaitu terkait ekspor dan investasi.

"Kita terus mendorong ekspor sebanyak-banyaknya sekaligus mengurangi impor, juga mendorong adanya barang-barang substitusi impor dengan diproduksi di dalam negeri, sementara terkait investasi, kita terus memperbaiki dan menyederhanakan perizinan-perizinan yang ada di pusat maupun di daerah," kata Presiden.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 mencapai 5,17% atau tertinggi sejak 2014. Namun, BPS juga mencatat pada 2018 pertumbuhan impor melewati kinerja ekspor.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (6/2) Kepala BPS Suhariyanto mengatakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 sebesar 5,17% merupakan pencapaian yang baik di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global.

jokowi

"Di tengah tekanan ekonomi global seperti kenaikan suku bunga Bank Sentral AS The Federal Reserve, mulainya perang dagang, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa 5,17%. Kita memang bukan the best, tapi pencapaian kita tetap baik," katanya.

Jika merujuk pencapaian pada kuartal IV 2018, maka ekonomi Indonesia tumbuh 5,18%. Melihat data BPS sejak 2014, ekonomi Indonesia bertumbuh paling tinggi pada 2018.

Pada 2014, ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh 5,01%, kemudian melambat ke 4,88% pada 2015. Selanjutnya, ekonomi Indonesia naik kembali ke 5,03% pada 2016 dan merangkak lebih baik menjadi 5,07% pada 2017.

"Kita perlu melihat tekanan-tekanan yang timbul dan tidak bisa diduga seperti dari eksternal. Memang pertumbuhan tahun ini tidak seperti target di rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN)," ujar dia.

Pada APBN 2018, Indonesia mencanangkan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini