Presiden Jokowi Pelajari Usulan Kenaikan Harga Gula

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 08:48 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 07 320 2014690 presiden-jokowi-pelajari-usulan-kenaikan-harga-gula-ykFF95l8gr.jpg Foto: Jokowi Bertemu Petani Tebu (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta waktu sekitar satu minggu untuk mempelajari usulan para petani tebu agar pemerintah menaikkan harga beli gula dari petani, dari yang berlaku saat ini sebesar Rp9.700 per kg menjadi Rp10.500 per kg.

“Tolong saya diberi waktu, diberi waktu seminggu. Saya nanti akan undang Pak Mitro, mungkin dari DPD kita undang, dari APTRI untuk berbicara mengeni ini. Jangan saya baru tahu suruh memutuskan, kaliru nanti saya,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (7/2/2/019).

Hal ini dikatakan Jokowi saat bersilaturahmi dengan para petani tebu yang tergabung dalam Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), di Istana Negara, Jakarta, Rabu 6 Februari 2019 sore.

 Baca Juga: Jokowi Janji Naikkan Harga Pembelian Gula Petani

Intinya, semangatnya, lanjut Presiden, adalah menaikkan harga beli gula dari petani. Namun soal berapa kenaikannya belum bisa diputuskan saat ini.

Adapun mengenai bantuan sosial (bansos) tebu dari Kementerian Pertanian sebagaimana dimintakan para petani tebu, juga mengenai kelanjutkan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) yang kini cenderung digantikan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Presiden Jokowi berjanji akan mengurus hal ini karena ini sesuatu yang sangat penting.

Demikian juga dengan sistem bagi hasilnya agar tetap dipertahankan, Presiden berjanji akan menindaklanjutinya.

 Baca Juga: Ada 9 Pabrik Baru, Indonesia Siap Swasembada Gula pada 2020

Menurut Presiden, dirinya akan mendiskusikan masukan-masukan yang disampaikan oleh para petani tebu dengan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APTRI, dan juga tim yang disiapkan dari pemerintah, sehingga dalam waktu segera bisa diperoleh solusi yang ditunggu para petani tebu.

“Yang paling penting tadi memang masalah harga, yang kedua juga akan kita putuskan pabrik-pabrik mana yang harus segera direvitalisasi,” ujar Presiden Jokowi.

Dia mengaku berbicara dengan para pelaku, yaitu petani tebu lebih cepat mengerti dan lebih cepat menindaklanjuti dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan.

“Terima kasih sekali lagi atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian di Istana ini, dan kita harapkan secepatnya bisa diputuskan hal-hal yang bisa memberikan dampak yang baik kepada seluruh petani tebu yang ada di seluruh tanah air,” katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini