nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta-Fakta Mahalnya Tol Trans Jawa hingga Dikeluhkan Pengusaha Truk

Mulyani, Jurnalis · Minggu 10 Februari 2019 08:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 08 320 2015355 fakta-fakta-mahalnya-tol-trans-jawa-hingga-dikeluhkan-pengusaha-truk-UGGaRv6XUX.png Tol Solo-Kertosono (Foto: Instagram KBUMN)

JAKARTA – Tol Trans Jawa menghubungkan Julau Jawa dari timur ke barat dengan waktu tempuh yang cepat. Namun hal ini dinilai tidak mampu membantu menurunkan biaya logistik.

Selain itu, volume kendaraan di Tol Trans Jawa pun masih sepi dan lenggang. Sebab tarif tol tersebut dinilai terlalu mahal, baik untuk kendaraan pribadi maupun angkutan barang atau truk. Beberapa pengusaha logistik mengeluhkan tarif tol yang bisa mencapai lebih dari Rp1 juta.

Berikut beberapa fakta mengenai mahalnya Tol Trans Jawa bagi perusahaan Logistik, dirangkum dari Okezone, Minggu (10/2/2019).

1. Tarif Trans Jawa untuk Truk Logistik Mencapai Rp1,3 Juta

Asosiasi Logisitik Indonesia (ALI) mengeluhkan tingginya tarif Tol Trans Jawa. Mereka menyebut jika tarif Trans Jawa untuk truk pengangkut logisitik mencapai Rp1,3 juta.

Baca Juga: YLKI: Tol Trans Jawa Sepi karena Tarif Mahal

Selain itu, jalur darat menjadi biaya logistik termahal kedua setelah menggunakan jasa angkut udara, sedangkan yang lebih murah dengan kereta api dan kapal laut. Menurut dia, jika ketersediaan barang berkurang dan pasokan terbatas, ongkos logistik jalur darat menjadi sangat mahal.

2. Sebelum Tarif Tol Trans Jawa Ditetapkan, Biaya Logistik untuk jalur darat hanya sekitar Rp500.000

Wakil Ketua Umum Aptrindo Nofrisel menjelaskan bahwa sebelum tarif tol Trans Jawa ini ditetapkan, biaya logistik untuk jalur darat hanya sekitar Rp500.000. Komponen biaya logistik melalui jalur daratnya berkontribusi 39% dari keseluruhan biaya.

3. Pengusaha Truk Minta Tol Trans Jawa Turun 20%

Nofrisel berharap agar tarif tol bisa ditinjau kembali dan bisa turun sekitar 20%. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pun sudah menampung aspirasi dari para pelaku usaha.

"Beliau menampung, tinggal mengakomodasi. Kami menunggu karena setelah ini ada pertemuan dengan tim kecil dari sistem logistik nasional untk membahas hal itu," katanya.

Baca Juga: Jasa Marga Bersedia Turunkan Tarif Tol Trans Jawa, Asal...

4. YLKI Menilai Tol Trans Jawa Masih Mahal

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti tarif tol Trans Jawa masih mahal, baik untuk kendaraan pribadi maupun angkutan barang atau truk

Untuk itu, usulan agar tarif tol Trans Jawa dievaluasi/diturunkan, menjadi hal yang rasional. "Masih sepinya jalan tol Trans Jawa, jelas dipicu oleh tarif tol yang mahal itu," katanya.

5. Tarif Baru Tol Trans Jawa Berdampak Signifikan terhadap Biaya Dibebani Pengusaha

Waketum Aptrindo di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, mengatakan penerapan tarif baru tol Trans Jawa ini berdampak signifikan terhadap biaya yang harus dibebani pengusaha. Untuk kendaraan golongan V (truk dengan lima gandar atau lebih), tarif tol yang harus dibayar Jakarta-Surabaya sebesar Rp1.382.500.

Corporate Finance Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Eka Setia Adrianto mengatakan, pihaknya bisa saja menurunkan tarif tol sesuai kemauan para pengusaha. Akan tetapi, pemerintah harus memberikan insentif agar perusahaan tidak merugi.

Eka menambahkan, dalam menentukan tarif, pihaknya tidak hanya sembarang menetapkannya. Perseroan sudah memiliki perhitungan tersendiri mengenai tarif ini.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini