Rebound dari posisi terendah akhir Desember tampaknya terhenti di tengah kekhawatiran bahwa perang dagang antara AS dan China akan berlanjut, membebani permintaan. Pasar juga menghadapi kemungkinan bahwa produsen-produsen minyak tidak akan mematuhi sepenuhnya pemotongan yang disepakati tahun lalu.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok 2%
Penurunan produksi OPEC dan merosotnya pasokan dari Iran dan Venezuela karena sanksi-sanksi AS telah membuat banyak analis memperkirakan bahwa pasar akan seimbang pada 2019.
Harga minyak menunjukkan kenaikan 20% sejauh tahun ini.
Dukungan harga diberikan oleh pemangkasan pasokan yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk memperketat pasar.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.