Pengembangan Pelabuhan Sibolga Rampung 100%

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 09 Februari 2019 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 09 320 2015666

JAKARTAPT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I telah menyelesaikan seluruh pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara, sebesar 100%.

SVP Corporate Secretary Pelindo I M Eriansyah mengatakan hal ini meliputi pengembangan dermaga serbaguna dengan panjang keseluruhan 153 meter (m), pembangunan container yard, perkuatan dermaga, trestle dan breasting dolphin , pemasangan crane dermaga (fix crane), penataan terminal penumpang, serta perluasan dermaga kapal feri seluas 400 m2.

“Pelindo I telah menyelesaikan pengembangan Pelabuhan Sibolga yang merupakan salah satu program pemerintah. Kami telah menyelesaikan perluasan dermaga multipurpose, perluasan dermaga feri, serta revitalisasi terminal penumpang dan pembangunan sky bridge dengan panjang 150 m yang menghubungkan dermaga feri dengan terminal penumpang,” ujar Eriansyah dalam keterangan rilisnya di Jakarta kemarin.

Baca Juga: Pelabuhan Kuala Tanjung Layani Ekspor Perdana Peti Kemas

Melalui pengembangan tersebut, pelabuhan ini mampu menekan biaya logistik, di mana arus barang yang melewati Pelabuhan Sibolga semakin meningkat. Peningkatan kinerja pelayanan juga terlihat dari peningkatan arus barang, di mana jumlah bongkar muat peti kemas pada 2018 mencapai 7.105 TEUs meningkat dibandingkan periode 2017 sebesar 6.739 TEUs.

Sementara untuk layanan penumpang, jumlah total penumpang yang memanfaatkan jasa pelabuhan selama 2018 mencapai 73.085 orang, meningkat 34,80% jika dibanding tahun 2017 sebesar 54.215 orang.

Baca Juga: Swasta Didorong Terlibat Bangun Pelabuhan

Pengembangan Pelabuhan Sibolga juga dirasakan manfaatnya oleh para pengguna jasa, seperti yang diungkapkan oleh Limbong, pengguna jasa dari PT Mujur Timber yang mendukung pengembangan Pelabuhan Sibolga.

“Banyak pengembangan yang dilakukan di Pelabuhan Sibolga yang semakin terasa manfaatnya bagi kami. Pengembangan Terminal Penumpang Sibolga sangat berguna untuk naik turunnya penumpang pengguna transportasi laut dan pengoperasian fix crane serta fasilitas pelengkap lainnya semakin memudahkan bongkar muat barang untuk kegiatan ekspor impor,” ungkap Limbong.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini