nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panen Raya Jagung di Gunungkidul Capai 4,9 Ton/Ha

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 09 Februari 2019 16:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 09 320 2015779 panen-raya-jagung-di-gunungkidul-capai-4-9-ton-ha-5o795Ua0hb.jpeg Panen Jagung di Gunungkidul (Foto: Dok. Kementan)

JAKARTA - Kabupaten Gunungkidul sebagai salah satu penghasil jagung terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kini udah memasuki musim panen. Produktivitas jagung pipil kering Gunungkidul tahun ini rata-rata mencapai 4,6 ton – 4,9 ton per hektare (ha).

Gunungkidul juga merupakan salah satu kabupaten penyangga pangan daerah Jawa Tengah dan sekitarnya. Menurut Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, luas tanam jagung tahun 2019 diperkirakan mencapai 46.674 ha.

Kecamatan Playen merupakan salah satu kecamatan produsen jagung yang memiliki kontribusi cukup besar dalam produksi jagung di Kabupaten Gunungkidul. Tahun 2019, luas tanam jagung di Kecamatan Playen mencapai 2.726 ha.

 

Bertempat di Desa Bleberan, Bupati Gunungkidul Badingah bersama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Gatot Irianto melakukan panen raya perdana jagung hibrida seluas 300 ha. Desa Bleberan memiliki potensi luas lahan jagung seluas 748 ha.

Pada kesempatan tersebut Bupati Gunungkidul Badingah menilai panen jagung tahun ini lebih bagus dari tahun sebelumnya.

"Produktivitas jagung tahun ini mencapai sekitar 4,6 – 4.9 ton sehingga kami optimis bahwa produksi jagung tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu”, ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (9/2/2019).

Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Gatot Irianto di sela-sela panen raya tersebut.

“Pemerintah terus menggalakkan program ppaya khusus dalam rangka meningkatkan produktivitas dan produksi Pajale termasuk jagung. Bantuan benih, saprodi dan alsintan terus digelontorkan oleh Kementerian Pertanian dalam upaya menjaga produksi pajale”, jelasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) BPPSDMP Kementan Idha Widi Arsanti, selaku Penanggungjawab UPSUS Daerah Istimewa Yogyakarta. Idha menyatakan, pemerintah terus mendukung peningkatan produksi jagung dengan program-program seperti upaya khusus.

"Desa Bleberan merupakan salah satu desa yang mendapatkan bantuan pengembangan jagung hibrida seluas 50 ha ​dari Kementerian Pertanian”, kata dia.

Hadir pula dalam panen raya jagung Kepala Dinas Pertanian DIY, Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul, Dandim Gunungkidul, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Kepala BPTP Yogyakarta dan Kepala Balai Karantina Pertanian Yogyakarta. (yau)

(rhs)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini