nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tarif Ojek Online Naik Bikin Volume Kendaraan Pribadi Meningkat

Rikhza Hasan, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 13:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 11 320 2016304 tarif-ojek-online-naik-bikin-volume-kendaraan-pribadi-meningkat-uEyXKsiIL8.jpeg Konferensi Pers Hasil Riset Tarif Ojek Online (Foto: Rikhza/Okezone)

JAKARTA - Hasil riset yang dilakukan oleh Research Institute Of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan, dengan adanya kenaikan tarif ojek online (ojol) dapat mengurangi jumlah konsumen. Pasalnya, permintaan konsumen akan turun dengan drastis sehingga dapat juga menurunkan pendapatan pengemudi ojol.

Selain itu, dampak yang akan terjadi karena kenaikan tarif ojol, yaitu meningkatnya frekuensi penggunaan kendaraan pribadi. Sebab, konsumen lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi lantaran tarif ojol yang naik.

Baca Juga: Riset: Kenaikan Tarif Ojek Online Picu Penurunan Pengguna hingga 71,12%

Mantan Komisioner Komnas HAM Zumrotin K. Susilo mengatakan, konsumen akan kembali menggunakan kendaraan pribadi jika tarif ojol naik drastis.

"Jika tarif ojol naik drastis, ada kemungkinan konsumen akan kembali beralih ke kendaraan pribadi, sehingga frekuensi penggunaan kendaraan pribadi akan semakin tinggi," ujarnya saat ditemui dalam konferensi pers mengenai Persepsi Konsumen Terhadap Ojek Online di Indonesia, di Hong Kong Cafe, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Uber Diakuisisi Grab, Pengemudi Ojek Online Uber Beralih ke Gojek 

Asal tahu saja, berdasarkan hasil survei, banyak konsumen yang menggunakan ojol untuk pergi ke sekolah, kuliah, dan kantor sebanyak 72% dari 2001 responden. Sementara dari sisi jarak tempuh, 79,21% responden menggunakan ojek online untuk bertransportasi sejauh 0-10 km per hari. Selain itu, ojol juga mendukung konsumen terhubung dengan transportasi umum.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini