nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki Panggil BUJT ke Kantornya, Tarif Tol Akan Turun?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 09:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 12 320 2016703 menteri-basuki-panggil-bujt-ke-kantornya-tarif-tol-akan-turun-2vAESlbtp0.jpg Jalan Tol (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memanggil sejumlah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ke kantornya. Adapun tujuan dipanggilnya sejumlah BUJT oleh Menteri Basuki adalah untuk melakukan koordinasi mengenai perkembangan bisnis jalan tol.

Berdasarkan informasi yang diterima Okezone Selasa (12/2/2019), rapat tertutup itu sendiri dilakukan pada pukul 09.00 WIB. Diperkirakan salah satu pembahasan dalam pertemuan BUJT pada pagi hari ini adalah untuk mencari formula agar tarif tol bisa turun.

Sebagai informasi sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Haduljono mengatakan, dirinya akan mengumpulkan seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola Trans Jawa. Hal tersebut menyusul banyaknya keluhan yang diterima oleh dirinya tentang mahalnya tarif tol Trans Jawa.

Baca Juga: Tarif Tol Trans Jawa Bisa Turun, Ini Pertimbangan Menteri PUPR

"Ini saya minta BUJT untuk buat jadwal (pertemuan) ya," ujarnya kemarin.

Menurut Basuki, tujuan dikumpulkannya para BUJT ini adalah untuk mendengarkan masukan-masukan dari para perusahaan pengelola jalan tol tersebut. Karena menurutnya, penurunan tarif tol ini membutuhkan diskusi terlebih dahulu karena ini melibatkan banyak BUJT.

Trans Jawa sendiri banyak dikelola oleh BUJT dari mulai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Jasa Marga (Persero) Tbk hingga PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Sementara pihak swasta yang mengelola tol Trans Jawa adalah seperti PT Astra Internasional Tbk.

basuki

"Ada informasi itu sekarang saya sedang coba diskusikan, karena kan itu banyak sekali BUJT-nya. Ada Jasa Marga, Astra, ada Waskita, ada sumber mitra jaya dsb. Harus saya kumpulkan dulu kita diskusikan," jelasnya.

Proses diskusi sendiri nantinya akan termasuk juga bagaimana kemungkinan-kemungkinan serta solusi yang dibutuhkan ketika tarif tol Trans Jawa diturunkan. Termasuk juga kemungkinan adanya perpanjangan masa konsesi yang diberikan pemerintah kepada BUJT.

Perpanjangan konsesi sendiri sangat penting agar pendapatan BUJT tidak menurun. Namun untuk kepastiannya, masih akan didiskusikan lebih lanjut dengan BUJT.

"Perpanjangan konsesi belum tahu nanti masih ingin didiskusikan," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini