nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LRT Palembang Bawa Mujur Perekonomian Daerah

Rany Fauziah, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 16:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 12 320 2016898 lrt-palembang-bawa-mujur-perekonomian-daerah-AnVoLJ3vvj.jpg Foto: Dok. LRT

PALEMBANG – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, jika Lintas Rel Terpadu (LRT) Palembang dapat meningkatkan perekonomian dan menjadikan Palembang sebagai kota yang nyaman untuk ditingali.

Pasalnya, LRT Sumatera Selatan dapat membawa sisi positif antara lain seperti mengurangi kemacetan, meningkatkan prestige kota, meningkatkan nilai tanah, serta meningkatkan pendapatan daerah, sehingga pendapatan lain yang tersubtitusi.

Baca Juga: Pembebasan Lahan Depo LRT Jabodebek Selesai Semester I-2019

Di Kota Palembang, pemerintah melihat potensi pembangunan yang sangat pesat. Untuk itu, pemerintah telah mempersiapkan skema sebagai tindakan antisipatif dan preventif sehingga pelayanan infrastruktur dapat mengiringi kemajuan kota Palembang. Skema tersebut adalah LRT Sumsel.

“Kita lihat Palembang memiliki potensi, maka kita tidak biarkan masyarakat bergelut dengan kemacetan yang merugikan secara finansial. Sehingga angkutan massal seperti LRT ini menjadi pilihan,” kata Menhub, dalam diskusi di LRT Sumsel dengan rute Stasiun LRT Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menuju Stasiun Bumi Sriwijaya, yang dilansir laman Kementerian Perhubungan, Selasa (12/2/2019).

Dia mengatakan, Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait terus melakukan berbagai inovasi untuk mendorong masyarakat mau beralih dari penggunaan kendaraan pribadi menjadi menggunakan LRT Sumsel. Upaya tersebut antara lain pemberian subsidi dan kolaborasi dengan moda angkutan yang lain.

“Kami bersama pemerintah daerah terus bersama-sama menciptakan agar LRT ini berkolaborasi dengan angkutan yang lain. Lalu kita buat menjadi skema korporasi. Artinya pendapatan tidak hanya diperoleh dari tiket saja, tetapi juga diperoleh dari pendapatan iklan, pengelolaan stasiun atau sewa tenant di stasiun. Walaupun kita mensubsidi, sehingga ini bisa membesar dan kita dapat melibatkan Pemda,” ujar Menhub.

Baca Juga: Bos Adhi Karya Curhat Pembebasan Lahan Jadi Biang Keladi Molornya LRT Jabodebek

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang turut serta dalam diskusi ini mengatakan bahwa LRT ini adalah anugerah bagi masyarakat Sumsel. Namun agar masyarakat dapat beralih maka ini semua butuh waktu dan perubahan mindset.

“LRT ini merupakan budaya baru, meninggalkan budaya-budaya lama yang mengakibatkan kemacetan, namun ini butuh waktu yang berangsur-angsur,” ucapnya.

Lebih lanjut Herman menyebutkan bahwa sebenarnya LRT ini merupakan moda yang cukup dinikmati oleh masyarakat.

"LRT ini sebenarnya dinikmati oleh masyarakat. Ini terbukti setiap weekend dan hari libur angkutan massal itu ramai penumpang. Karena itu, Pemprov Sumsel akan berupaya agar LRT Palembang terus operasional karena sangat dibutuhkan," imbuh Herman.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini