nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenhub Rumuskan 11 Komponen Tarif Ojek Online

Rabu 13 Februari 2019 17:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 13 320 2017490 kemenhub-rumuskan-11-komponen-tarif-ojek-online-zk0mdGJlbX.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah merumuskan 11 komponen penyusunan biaya jasa atau yang disebut tarif ojek daring.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menyebutkan 11 komponen tersebut berdasarkan biaya langsung dan biaya tidak langsung.

Biaya langsung, yaitu biaya yang dikenakan saat menarik penumpang, yaitu penggunaan bensin, oli, ban dan lainnya, sementara itu biaya tidak langsung yakni, biaya untuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), penyusutan kendaraan, pembayaran pajak dan sebagainya.

“Kami pecah menjadi 11 komponen ini, tapi belum kami keluarkan dan nantinya akan menjadi indikator kita untuk memandu daerah, provinsi berapa tarifnya,” katanya dalam konferensi pers seperti dikutip Antaranews, di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

 Baca Juga: Tarif Ojek Online Naik Bikin Volume Kendaraan Pribadi Meningkat

Saat ini, Budi menyebutkan belum menentukan biaya jasa batas bawah ojek daring yang tidak boleh di atas Rp3.000 karena itu adalah batas bawah taksi daring.

“Kita akan buat penzonaan, termasuk mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat berdasarkan wilayah karena daya belinya berbeda, katakanlah di Bali, Jawa, Kalimantan, tarif batas bawah berapa dan batas atas berapa,” katanya.

 Baca Juga: YLKI Nilai Tarif Ojek Online Terlalu Tinggi

Untuk itu, dia mendelegasikan Gubernur untuk mengkaji indikator pentarifan sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat di wilayahnya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani mengatakan pihaknya juga mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini