Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiket Pesawat Mahal dan Bagasi Berbayar Bikin Kamar Hotel Nganggur 40%

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 13 Februari 2019 |17:57 WIB
Tiket Pesawat Mahal dan Bagasi Berbayar <i>Bikin</i> Kamar Hotel <i>Nganggur</i> 40%
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyebut mahalnya tiket pesawat akan berpengaruh terhadap tingkat keterisian hotel. Bahkan angka penurunannya bisa mencapai 40%.

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan, menurunnya tingkat keterisian karena banyak orang yang enggan berpergian untuk sementara waktu. Sebab saat ini sendiri pesawat menjadi salah satu moda transportasi yang favorit bagi masyarakat untuk berpergian.

Menurut Hariyadi, ini sangat mengkhawatirkan sekali buat pengusaha. Apalagi menurutnya, saat ini bisnis hotel sedang lesu sebab telah melewati masa peak season.

"Nah dengan tiket ini akan drop lagi 20%-40% dari 40%. Ya jadi 40% kurangi 40% aja, ya jadi 25%-30% gitu, jadi drop lagi," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

 Baca Juga: Bagasi Berbayar Tidak Hanya di Indonesia

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement