Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orang Kaya di Dunia Harus Dikenakan Pajak Lebih Besar, Begini Penjelasan Richard Branson

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis-Jum'at, 15 Februari 2019 |06:02 WIB
Orang Kaya di Dunia Harus Dikenakan Pajak Lebih Besar, Begini Penjelasan Richard Branson
Foto: Richard Branson (AFP)
A
A
A

JAKARTA - Pendiri Virgin Group Richard Branson masuk bagian dari lingkaran para pemain bisnis elit yang mempertanyakan perbedaan kekayaan di dunia saat ini.

Di tengah perdebatan sengit tentang apakah orang kaya harus lebih berat dikenai pajak, miliarder dermawan itu mempunyai pandangannya sendiri.

“Kami harus mencoba dan melakukan apapun yang kami bisa untuk mengangkat sebagian besar orang, ketika selama beberapa tahun terakhir sebagian besar belum melihat standar kehidupan mereka membaik,” kata Branson dikutip CNBC, Kamis (14/2/2019).

 Baca Juga: Mengenal Kwong Siu-hing, Janda Terkaya Hong Kong Miliki Rp210 Triliun

"Saya tidak berpikir kita harus membuang kapitalisme. Tetapi bagi kita yang beruntung telah membuat kekayaan, kita memiliki tanggung jawab untuk membuang itu di luar sana dan mengatasi beberapa masalah besar. Jika kita tidak melakukan itu, maka kita layak memiliki pajak yang sangat berat yang ditujukan pada kita,” lanjutnya.

Komentar itu muncul ketika ketidakpuasan publik atas ketidaksetaraan kekayaan. Para ekonom mengatakan, sebagian besar merupakan hasil dari perasan jutaan orang di seluruh negara maju bahwa mereka telah tersisih dari pertumbuhan ekonomi beberapa dekade belakangan ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement