nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pakai Cara Ini, Go-Jek Berantas Sindikat Order Fiktif dan GPS "Tuyul"

Mulyani, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 19:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 14 320 2018067 pakai-cara-ini-go-jek-berantas-sindikat-order-fiktif-dan-gps-tuyul-wBUt3T6Hk3.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Go-Jek terus berupaya memberantas sindikat order fiktif dengan membangun sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Banyaknya order fiktif yang diketahui menggunakan GPS Palsu atau GPS 'Tuyul' dinilai akan merugikan banyak pihak termasuk mitra dan kenyamanan pelanggan.

“Go-Jek membangun sistem kecerdasan buatan untuk melindungi mitra driver yang bekerja dengan jujur. Sistem tersebut dibuat khusus untuk mendeteksi dan mencegah perilaku curang,” ujar Chief Operation Officer Gojek Hans Patuwo di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

 Baca Juga: Polisi Tangkap 4 "Tuyul" Driver Online, Raup Untung Jutaan Rupiah Per Hari

Menurut Hans, sistem yang telah dibangun oleh Gojek tersebut mampu menangkal order fiktif hingga mencapai 98% dan memiliki akurasi deteksi penggunaan GPS palsu hingga 98%.

Tak berhenti di situ, untuk memberantas order fiktif Go-Jek juga telah menggandeng Polda Metro Jaya untuk menangkap sindikat pelaku order fiktif. Gojek dan Polda Metro Jaya berkomitmen untuk memproses secara hukum para pelaku order fiktif.

Bahkan berdasarkan laporan Gojek yang diajukan pada 28 Januari 2018 kepada Unit Cyber Crime Polda Metro Jaya telah menangkap coordinator sindikat pelaku order fiktif.

“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus ini. Laporan dan bukti-bukti yang kami berikan diproses dengan cepat sehingga sindikat pelaku order fiktif dapat segera ditangkap untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Ke depannya kami akan terus berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk menindak tegas kasus serupa,” ujarnya.

 Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat "Tuyul", Pembobol Aplikasi Taksi Online

Melalui komunikasi yang terjalin, imbuh Hans, Go-Jek bersama Polda Metro Jaya berkomitmen untuk memproses secara hukum oknum-oknum yang tergabung dalam sindikat pelaku order fiktif. Pihaknya akan terus menyampaikan berbagai bukti kuat untuk mengungkap sindikasi-sindikasi order fiktif.

“Proses ini adalah bagian prosedur yang telah kami jalani. Sampai dengan saat ini, kami telah memberikan sanksi kepada palaku curang yang masuk ke dalam aplikasi kami baik oknum mitra driver maupun pelanggan. Kami melihat bahwa jalur penindakan hukum perlu juga kami ambil sehingga memberikan efek jera,” kata Hans.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini