Indeks Dolar Lesu Imbas Buruknya Data Ekonomi AS

Jum'at 15 Februari 2019 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 15 278 2018235 indeks-dolar-lesu-imbas-buruknya-data-ekonomi-as-3SnND4CkW8.jpg Dolar AS (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena daya tarik greenback berkurang di tengah banyaknya data ekonomi yang suram.

Penjualan ritel AS pada Desember turun 1,2% dari bulan sebelumnya, penurunan terburuk dalam sembilan tahun terakhir, kata Departemen Perdagangan, dilansir Antaranews, Jumat (15/2/2019).

Baca Juga: Dolar Perkasa, Rupiah Tertekan ke Rp14.092/USD

Penurunan penjualan ritel tak terduga, terjadi setelah kenaikan 0,1% pada November yang direvisi turun, menandakan momentum ekonomi yang lebih lemah. Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan kenaikan 0,1% untuk Desember.

Momentum ekonomi yang lebih lemah mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menghentikan kenaikan suku bunga lebih lanjut, yang menekan dolar AS.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,15% menjadi 96,9817 pada akhir perdagangan.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin 

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1299 dari USD1,1269 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2801 dari USD1,2850 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7105 dari USD0,7094.

Dolar AS dibeli 110,47 yen Jepang, lebih rendah dari 110,99 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0047 franc Swiss dari 1,0088 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3281 dolar Kanada dari 1,3250 dolar Kanada.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini