"BPS tidak tahu apakah ada kebijakan tertentu yang terkait avtur, sehingga terjadi penurunan volume avtur. Itu bisa dikonfirmasikan ke Pertamina," kata dia.
Adapun merujuk pada impor avtur, Januari 2019 tercatat sebesar 121,1 ribu ton dengan nilai USD69,29 juta. Angka impor ini menurun bila dibandingkan dengan Desember 2018 yang sebesar 127,7 ribu ton dengan nilai USD76,89 juta.
Namun, bila dibandingkan dengan Januari 2018, impor avtur di awal tahun 2019 mengalami peningkatan 22,61%. Di mana volumenya dari 85,8 ribu ton dengan nilai USD56,51 juta di Januari 2018, menjadi 121,1 ribu ton dengan nilai USD69,29 juta di Januari 2019.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.