JAKARTA – Perkuat likuiditas dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) berencana menerbitkan obligasi senilai sekitar Rp1 triliun tahun ini. Penerbitannya akan berlangsung pada semester II sambil menanti kepastian kondisi ekonomi pasca pemilu.
”Penerbitan obligasi pastinya ada tahun ini. Kita lihat apakah pertumbuhan cukup baik sehingga bisa dongkrak kredit sehingga kebutuhan likuiditas akan menyesuaikan," kata Taswin Zakaria, Presiden Direktur Maybank Indonesia, dikutip Harian Neraca, di Jakarta, Selasa (19/2/2019).
Baca Juga: Penyaluran Kredit Maybank Capai Rp133,3 Triliun
Sebelumnya, BNII telah menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun pada Oktober tahun lalu. Seluruh dana hasil penerbitan itu digunakan oleh perusahaan untuk memberikan penyaluran kredit kepada konsumennya.
Direktur Keuangan Maybank Indonesia Thilagavathy Nadason memastikan pihaknya baru akan menerbitkan obligasi bila kredit mengalami pertumbuhan sekitar 8%-9% di semester I tahun ini.