Izin BUMN LinkAja Segera Keluar, Bagaimana dengan WeChat dan Alipay?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 21 Februari 2019 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 21 320 2021134 izin-bumn-linkaja-segera-keluar-bagaimana-dengan-wechat-dan-alipay-Iz7jQ3rdyE.jpg Foto: Reuters

JAKARTA - LinkAja, alat pembayaran elektronik pendatang baru besutan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah memasuki tahap pengajuan izin dari Bank Indonesia. Di mana proses perizinan akan segera rampung.

LinkAja dibentuk hasil kerjasama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Bank Mandiri (Bank Mandiri), PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan PT Bank Tabungan Negara (BTN), dengan melibatkan PT Telekomunikasi (Telkom) dan PT Pertamina.

Deputi Gubernur BI Sugeng menyatakan, LinkAja telah melengkapi dokumen dan mengikuti berbagai prosedur penyelesaian proses perizinan dari BI. Oleh sebab itu, dalam waktu dekat alat pembayaran modern ini akan segera beredar di Indonesia.

"Kita sudah lihat sistemnya yang ada, nampaknya sudah tahap akhir dan bisa kita realisasikan dalam waktu dekat," katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

 Baca Juga: BUMN Bakal Luncurkan QR Code LinkAja

Menurutnya, progres pengajuan perizinan LinkAja sebagai alat pembayaran digital lebih maju ketimbang alat pembayaran dari luar negeri yang mau masuk ke Indonesia, yakni WeChat dan AliPay. Kata dia, alat pembayaran dari China itu masih dalam tahap diskusi dengan bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV dan penyesuaian model bisnis.

"WeChat Itu tahapnya masih diskusi-diskusi, belum ada permohonan ke BI. Untuk cari jodoh kayaknya masih perlu waktu. Kemudian CIMB Niaga dan AliPay sudah ada pengajuan. Tahapannya kayaknya masih ada penyesuaian-penyesuaian model bisnisnya, jadi tahapnya sudah agak maju," jelas dia.

 Baca Juga: Menteri Rini Pastikan BUMN Saingan GoPay dan OVO Diluncurkan Maret

LinkAja merupakan produk alat pembayaran milik Telkomsel yakni Tcash yang dikembangkan menjadi sistem teknologi kode respon cepat (Quick Response Code/QR) . Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, LinkAja akan diluncurkan pada bulan Maret 2019.

"LinkAja sebentar lagi kita akan launch. BUMN ini kan kita akan ada ulang tahun, jadi kita harapkan di awal Maret 2019 ini kita akan launch," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini