nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luhut: Bank Dunia Sempat Tak Percaya Pembangunan Jalan Desa 191.000 Km

Jum'at 22 Februari 2019 14:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 22 320 2021485 luhut-bank-dunia-sempat-tak-percaya-pembangunan-jalan-desa-191-000-km-dCThzkNVKW.jpg Foto: Menko Luhut (Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan 191.000 kilometer (km) jalan desa sebagai sebuah pencapaian dalam pemerintahan Indonesia selama ini.

Luhut mengatakan bahkan orang-orang dari Bank Dunia seperti Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chavez dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim menyebutnya sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Orang Indonesia banyak yang tidak percaya. Bahkan Rodrigo atau Jim Kim saja tidak percaya. Ini achievement. Tidak pernah terjadi pemerintah beri dana desa ke seluruh wilayah di suatu negara," kata Luhut seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

 Baca Juga: Dana Desa Hasilkan 191.000 Km Jalan hingga 58.000 Irigasi, Bagaimana Selanjutnya?

Luhut menyebut pemberian dana desa dipuji pihak Bank Dunia karena dapat mengurangi kemiskinan sehingga menekan gini ratio.

Mantan Menko Polhukam itu menuturkan, saat debat capres putaran kedua, Minggu (17/2) lalu, di mana Jokowi sebagai calon presiden nomor urut 01 memaparkan mengenai telah terbangunnya 191.000 kilometer jalan desa, banyak pihak tidak mempercayainya.

"Banyak yang tidak percaya karena tidak tahu. Padahal saya tanya kepala daerah Humbang Hasundutan di Danau Toba itu, katanya di kampungnya itu ada yang terbangun tiga kilometer, tujuh kilometer, ada juga enam kilometer. Rata-rata 3-5 kilometer," katanya.

 Baca Juga: Presiden Ingatkan Pemda Jaga Perputaran Uang dari Dana Desa

Munculnya angka 191.000 kilometer itu, menurut Luhut, merupakan capaian hingga Agustus 2018 lalu. Besarnya angka tersebut disebutnya karena banyaknya penerima dana desa.

"Dana desa tu dibagikan kepada 74.835 desa. Coba saja kalikan itu," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini