"Urusan penlok ini kan masalah teknis, yang diselesaikan oleh Kemenhub. Lagipula (proyek) ini masih dalam pengkajian. Saya kira kehadiran dia untuk kepentingan adat saja, bukan untuk penlok," kata I Nengah Tamba.
Baca Juga: Runway Bandara Juanda Rusak Akibat Kejar Slot Penerbangan
Sementara itu, pengamat pariwisata Bali Putu Suasta menyayangkan lambannya penentuan lokasi (penlok) Bandara Bali Utara yang sampai sekarang belum diterbitkan juga. Menurutnya, bandara Bali Utara sangat dibutuhkan.
"Kalau itu menyangkut masyarakat Bali. Kan ada Stafsus asal Bali, Ari Dwipayana," katanya.
(Feby Novalius)