nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tol Becakayu Dilanjutkan, Jalan Kalimalang Ditutup 700 Meter

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 28 Februari 2019 09:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 28 320 2023844 tol-becakayu-dilanjutkan-jalan-kalimalang-ditutup-700-meter-wcb5usWYIy.jpg Tol Becakayu (Okezone)

BEKASI – Imbas proyek tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Pemkot Bekasi mulai mengalihkan arus lalu lintas di Jalan KH Noer Ali (Kalimalang) pada Rabu (27/2) malam.

Penutupan jalan tersebut untuk penyesuaian progres pembangunan tol Becakayu. Pelaksana harian (Plh) Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi Bambang Normawan Putra mengatakan, panjang Jalan Kalimalang yang ditutup selama proses pembangunan tol Becakayu sekitar 700 meter.

“Penutupan mulai dilakukan dari Jembatan Grand Metropolitan Mal (GMM) hingga Jembatan Horison,” ujarnya kemarin.

 Baca Juga: Tertibkan Puluhan Reklame, Pembangunan Tol Becakayu Dipercepat

Menurut dia, diperlukan manajemen rekayasa lalu lintas arah Jakarta sehingga kendaraan menuju Jakarta berjalan tanpa hambatan. Adapun penyesuaian progres pembangunan tol Becakayu telah sampai di titik dekat Jembatan Horsion.

“Jalan yang biasa digunakan ke arah Jakarta ditutup karena pem bangunan belasan tiang pier Becakayu,” kata Bambang. Rekayasa lalu lintas kali ini akan mengubah beberapa akses jalan pusat perbelanjaan dan hotel di kawasan Jalan Kalimalang sisi selatan.

Misalnya, pemindahan gate (gerbang) parkir Mgold Tower dan Grand Metropolitan Mal, pembongkaran median jalan di Jembatan Horison, dan untuk putaran yang menuju Jakarta. Kemudian, pembongkaran median jalan di Jembatan Villa Baru karena akan digunakan satu jalan.

 Baca Juga: Menteri PUPR Sudah Rekomendasikan Sanksi Terkait Tol Becakayu

Untuk rute pengalihan arus lalu lintas di Jalan KH Noer Ali di antaranya kendaraan yang dari arah M Hasibuan (Bekasi) menuju Jakarta bisa melewati simpang Bekasi Cyber Park (BCP), Jembatan Horison langsung belok kiri ke jalan sisi selatan Kalimalang menuju Jakarta.

Dari arah sebaliknya, kendaraan dari Jakarta bisa melewati Jakasampurna-Jembatan Galaxy, Jalan Kalimalang hingga simpang BCP lalu masuk Jalan M Hasibuan. Sementara dari arah Grand Kamala Lagoon bisa melewati sisi selatan Kalimalang, kemudian berputar di Jembatan Al-Azhar menuju simpang BCP.

Kendaraan dari Jaka sampurna menuju Grand Kamala Lagoon dapat berputar di Jembatan Villa Baru masuk ke jalan sisi selatan Kalimalang. Kendaraan dari Perum II menuju Jakarta bisa belok ke kiri Jalan Kalimalang dan berputar di Jembatan Villa Baru, masuk jalan sisi selatan Kalimalang.

Deputi Pimpinan Proyek Tol Becakayu Deden Suharyana mengatakan, saat ini progres pembangunan tol Becakayu sek si 2A hingga simpang BCP ditargetkan rampung pada Agustus 2019. Paket pembangunan tol Becakayu seksi 2A sejauh ini baru sampai Jembatan Horison.

Paket pembangunan tersebut hanya sampai simpang BCP, kemudian ada paket pembangunan lanjutan mengarah ke Jalan M Hasibuan. Menurut dia, setiap progres pembangunan tol Becakayu selalu diikuti perubahan rekayasa lalu lintas di Jalan Kalimalang.

Hal itu dilakukan lantaran ruang-ruang badan jalan akan digunakan untuk pembangunan tiang pancang sehingga masyarakat diminta bersabar terhadap proyek tol Becakayu. Paket pembangunan tol Becakayu seksi 2A memiliki panjang 4,83 kilometer yang membentang dari Caman hingga simpang BCP. Terdapat 143 tiang pancang pembangunan seksi 2A.

Dari total 143 tiang pancang sudah 118 tiang yang rampung, sisanya 25 tiang segera selesai. Untuk memaksimalkan pembangunan tol Becakayu, kontraktor selalu berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi.

Sebab, setiap kali progres pembangunan berjalan akan selalu diikuti rekayasa lalu lintas. Kali ini rekayasa harus dilakukan untuk kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta melalui akses sisi selatan Jalan Kalimalang. (Abdullah M Surjaya)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini