nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rumah Menteri Basuki Digusur Proyek Tol, Ini Penjelasan Kementerian PUPR

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 14:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 15 320 2056011 rumah-menteri-basuki-digusur-proyek-tol-ini-penjelasan-kementerian-pupr-vEop188ATg.jpg Foto Tol Becakayu (Okezone)

JAKARTA - Berita yang viral di sosial media tentang rumah pribadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang terkena dampak dari pembangunan jalan tol di Bekasi mendapatkan banyak tanggapan dari netizen. Berita viral tersebut berawal dari cuitan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Komunkasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja membenarkan cuitan dari Mahfud MD tersebut. Menurutnya, rumah Menteri Basuki terletak di kompleks Rawa Semut, Bekasi Timur.

Lokasi rumah tersebut nantinya akan dilewati oleh proyek pembangunan jalan tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu (Becakayu) seksi II B.

"Becakayu itu kan ada dua seksi, seksi I dan seksi II. Nah yang pak menteri Ini seksi 2B dari jalan Veteran sampai ke Tambun itu 7 kilometer. Rumah beliau itu adanya di seksi 2B. Sekarang sedang penajaman jadi penelitian rinci mengenai trasenya," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (15/5/2019).

 Baca Juga: Rumah Menteri PUPR Kena Gusur Proyek Tol, Mahfud MD: Hormat untuk Pak Basuki

Proyek tersebut sendiri baru akan dimulai pengerjaannya pada 2020 mendatang. Saat ini, Kementerian PUPR masih dalam tahap kajian dan penetapan lokasi yang ditargetkan bisa keluar pada tahun ini.

"Belum (ditetapkan) tapi kemungkinan besar memang lewat area situ lewat area komplek perumahan beliau di Rawa Semut ya di Bekasi Timur. Jadi itu posisinya ada di 2B," katanya.

Saat ini sendiri, pemerintah tengah melakukan penyelesaian pada jalan tol Becakayu Seksi IA sepanjang 3 Kilometer yang menghubungkan dari Casablanca hingga Pasar Gembrong. Jalan tol ini sendiri ditargetkan bisa rampung pada September 2019 mendatang.

Sementara seksi IB dan IC sebelumnya sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Bahkan jalan tol sepankang 8 kilometer ini sudah mulai beroperasi dan dikenakan tarif saat ini.

"Seksi I itu kan ada IA, IB dan IC. IB dan IC sudah operasional 8 km. Yang IA itu dari Kalimalang sampai Casablanca, Pasar Gembrong itu yang 3 km tahun ini selesai mungkin September selesai udah tinggal sedikit itu," jelasnya.

 Baca Juga: Tol Becakayu Dilanjutkan, Jalan Kalimalang Ditutup 700 Meter

Sementara untuk seksi II sendiri nantinya dibagi menjadi dua pengerjaan. Untuk seksi IIA sendiri menghubungkan dari Jakasampurna hingga Jalan Veteran Kota Bekasi. Seksi IIA sendiri ditargeetkan selesai pada 2020 mendatang.

"Nah yang lanjutannya itu kan 2A dan 2B, 2A itu kan dari Jakasampurna sampai Jalan Veteran kota Bekasi itu 2A yang 3 km. Itu targetnya selesai paling lambat itu Maret 2020," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini