nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Rini ke Seluruh Bos BUMN: Capaian Banyak tapi Jangan Berbesar Hati

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 28 Februari 2019 18:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 28 320 2024107 menteri-rini-ke-seluruh-bos-bumn-capaian-banyak-tapi-jangan-berbesar-hati-yRNqAkxWy7.jpg Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar rapat koordinasi di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Rapat dipimpin langsung Menteri BUMN Rini Soemarno.

Menteri Rini mengatakan, selama empat tahun banyak capaian positif yang dilakukan oleh BUMN. Namun hal tersebut bukan membuat perusahaan-perusahaan untuk berbesar hati.

"Kami kasih gambaran selama empat tahun ini, capaian apa. Saya menekankan capaian kita cukup banyak. Tapi bukan berbesar hati," ujarnya, saat ditemui dalam acara Rakornas Kementerian BUMN di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Menurut Rini, pemerintah terus memberikan dukungan kepada perusahaan plat merah. Baik berupa pembiayaan hingga regulasi disiapkan untuk mensupport pembangunan yang dilakukan oleh BUMN.

"Utamanya memberikan gambaran bahwa empat tahun ini sepenuhnya mendapatkan support dari pemerintahan terutama di awal pemerintah ada tambahan modal untuk melakukan investasi," katanya.

Baca Juga: 154 Bos BUMN Kumpul Bareng di Senayan, Ada Apa?

Seperti diketahui, memang selama empat tahun ini banyak capaian yang berhasil ditorehkan oleh BUMN. Seperti pembangunan ribuan jalan tol, bahkan sekarang jalan tol sudah tembus dari Merak hingga Surabaya.

Selain itu, dari sisi pembangunan di perkeretapian pun cukup banyak. Sebut saja pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang, kemudian Masa Rapid Transit (MRT) hingga kereta Bandara.

Menurut Rini, pembangunan yang selama ini dilakukan bisa mendongkrak pendapatan perseroan. Sebut saja pendapatan dari PT Angkasa Pura I dan II yang naik karena traffic di bandara.

Kemudian PT KAI (Persero) yang mencatatkan kinerja keuangan baik karena pertumbuhan jumlah penumpang. Apalagi saat ini pelayanan yang diberikan kepada penumpang kereta tidak kalah dengan pesawat.

"Capaian banyak program konektivitas reaktivasi jalur, lalu ada juga perbaikan stasiun kereta api, pertambahan bandara, penambahan landing striping sehingga seperti bandara 2015 itu 150 juta penumpang sekarang 232 juta jadi kenaikannya besar," jelasnya.

Baca Juga: Izin BUMN LinkAja Segera Keluar, Bagaimana dengan WeChat dan Alipay?

Tak hanya itu, pencapaian kinerja positif juga dibikinkan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I hingga IV. Hal tersebut tidak terlepas dari semakin baiknya pelayanan yang diberikan dari khususnya dwelling time bagi pelaku industri.

"Pelabuhannya juga bagus. Dulu dwelling time 8 hari, sekarang 3 hari," kata Rini.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini