Menurut Jokowi, pemasangan patok tanda batas bidang tanah kini sudah tidak lagi ditandai satu per satu dengan theodolit. Sekarang, jika sudah menemukan titik koordinatnya, pengukuran semua lahan sudah bisa langsung dilakukan.
"Dengan cara seperti itu program sertifikasi tanah di semua provinsi bisa dipercepat," kata Jokowi.
Baca Juga: Jalan Pagi di Kendari, Jokowi Traktir Warga Makan Bakso dan Siomai
Jokowi menambahkan, dulu hanya bisa terbit 500 ribu lembar sertifikat setahun, tahun 2017 bisa keluar 5,4 juta lembar, lalu tahun 2018 sampai 9,4 juta. "Entah tahun ini, pemerintah sudah menargetkan penerbitan 9 juta," tuturnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.