nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Distributor LPG Harus Bayar Rp1 Miliar? Ini Kata Dirut Pertamina

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 18:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 06 320 2026736 jadi-distributor-lpg-harus-bayar-rp1-miliar-ini-kata-dirut-pertamina-mM2pevNLWA.jpg Foto: Taufik Okezone

JAKARTA - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) hari ini menggelar Rapat Dengan Pendapat (RDP) Panja Migas dengan pemerintah.

Adapun pihak pemerintah dihadiri Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa dan Dirut PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.

Adapun rapat dimulai pukul 14.40 WIB dan selesai pukul 18.30 WIB. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VII Ridwan Hisjam. Rapat pun berlangsung tertutup.

 Baca Juga: Menteri ESDM Ungkap Solusi agar Subsidi LPG 3 Kg Tepat Sasaran

Wakil Ketua Komisi VII Ridwan Hisjam mengatakan, rapat kali ini membahas tentang adanya dana Rp1 miliar yang ingin menjadi distributor LPG. Di mana diketahui untuk menjadi distributor itu gratis tidak dikenai biaya.

"Tadi Direktur Utama (Dirut) Pertamina Nicke Widyawati menyebutkan bahwa tidak ada satu rupiah pun untuk menjadi distributor LPG," ujarnya di kompleks DPR Senayan Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Dia menjelaskan, dengan distributor membayar Rp1 miliar ini, pasti akan mempermainkan harga LPG tersebut. Dan adanya kelangkaan LPG juga dibikin oleh para distributor agar harga naik.

"Maka itu, caranya harus diubah. Ini terjadi di seluruh di Indonesia," katanya.

 Baca Juga: Harga Gas Elpiji 3 Kg Berbeda-beda, Ini Penjelasan Menteri ESDM

Dia menambahkan, kesimpulan rapat tadi, Pertamina harus ada tata niaga atau tata ulang. Di mana gas itu harus di tata ulang untuk usaha kecil menengah dan dibuka seluas-luasnya kepada masyarakat.

"Agar bisa berusaha di bidang tersebut menjadi distributor. Karena untuk mendapatkan izin distributor itu harus menyetor Rp1 miliar. Maka itu harus ada tata ulang," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini