Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kementerian PUPR Serap 2.500 Ton Karet Bangun Jalan 65 Km

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Rabu, 06 Maret 2019 |21:07 WIB
Kementerian PUPR Serap 2.500 Ton Karet Bangun Jalan 65 Km
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menyerap karet sebanyak 2.542,2 ton untuk menjadi bahan pencampuran aspal. Hal ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menyerap produksi karet dalam negeri, mengingat adanya kesepakatan batasan ekspor dengan tiga negara.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan, aspal yang dicampurkan dengan karet tersebut akan digunakan untuk kebutuhan jalan sepanjang 65,8 kilometer (km) yang tersebar di 9 provinsi. Terdiri dari ruas jalan di Sumatera Utara, Sumatea Selatan, Jambi, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Adapun nantinya aspal bercampur karet ini akan digunakan untuk memperbaiki atau menambal jalan beraspal yang rusak.

"Program kami itu dengan panjang jalan sekitar 65 km menyerap sekitar 2.500 ton karet alam. Dan itu diminta diperbesar oleh Pak Menko Perekonomian (Darmin Nasution)," katanya ditemui di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Baca Juga: Indonesia, Malaysia dan Thailand Sepakat Batasi Ekspor Karet 240 Ribu Ton

Basuki menjelaskan, panjang jalan yang diperbaiki oleh Kementerian PUPR itu merupakan pencobaan awal dari potensi penggunaan karet bercampur aspal. Di mana terdapat potensi pada jalan nasional sepanjang 47.000 km.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement