nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Blueberry Organik Kisarazu Siap Dibudidayakan di Indonesia

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 09 Maret 2019 09:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 09 320 2027738 blueberry-organik-kisarazu-siap-dibudidayakan-di-indonesia-QiOA0rdIoz.jpeg Foto: Pertemuan Sekjen Kementan Syukur Iwantoro dengan Walikota Kisarazu Yoshikuni Watanabe dan pemilik kebun blueberry Ezawa (Dok. Kementan)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Syukur Iwantoro, dalam kunjungan kerja ke Jepang bertemu dengan Walikota Kisarazu, Prefecture Chiba Yoshikuni Watanabe di kebun blueberry milik Ezawa, ketua Asosiasi Petani Blueberry Jepang. Pertemuan itu sebagai ungkapan penghargaan pemerintah Indonesia atas rencana hibah bibit blueberry dari Ezawa.

Dalam waktu dekat, Ezawa akan berkunjung ke Indonesia menyampaikan 10 varietas terbaik bibit rabit eye blueberry (Vaccinium Virgatum Aiton) untuk dibudidayakan di tiga lokasi Indonesia, yaitu Bandung (Jawa Barat), Kaliurang (Yogyakarta) dan Soe (Nusa Tenggara Timur).

“Terima kasih atas dukungan dan perkenaannya membantu Indonesia mengembangkan blueberry. Kami akan namakan blueberry ini nanti Blueberry Kisarazu. Dan Pak Ezawa akan kami nobatkan sebagai Bapak Blueberry Indonesia. Jadi Warga Jepang kalau ke Indonesia akan menemui Kebun Blueberry Kisarazu di sana” jelas Syukur seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (9/3/2019).

Nantinya, Ezawa tidak hanya datang mengantarkan hibah, melainkan juga akan mendampingi teknik budidaya kepada tiga penerima hibah. Dia akan menggunakan teknik budidaya organik sebagaimana yang dilakukannya selama 50 tahun terakhir.

Blueberry merupakan tanaman sub tropis yang dapat tumbuh baik pada lahan dengan kelembaban rendah serta amplitudo suhu yang lebar. Oleh karena itu, pada tahap awal bibit ini akan ditanam di tiga lokasi untuk mengetahui kesesuaian dari sepuluh varietas terbaik pemberian Ezawa, yaitu Woodard, Bluegem, Ethel, Homebell, Brightwell, Menditoo, Gardenblue, Tifblue, Powderblue, dan Baldwin.

“Nanti saya akan mengajari cara tanam dan pemeliharaan. Dalam setahun kita akan tahu, dari sepuluh varietas ini paling baik tumbuh di mana. Tentu akan berbeda-beda untuk tiga lokasi ini. Dengan begitu varietàs yang baik saja yang akan kita perbanyak” katanya.

 

Selain merupakan jenis tanaman hortikultura bernilai tinggi, blueberry mempunyai perakaran yang kuat dan cocok ditanam di daerah pegunungan atau lahan lereng guna menahan laju air. Ke depan blueberry ini rencananya akan dikembangkan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum untuk tujuan konservasi.

Blueberry dikenal sebagai buah yang bernutrisi baik untuk fungsi penglihatan, sehingga jus murni buah blueberry maupun produk olahannya dapat digunakan sebagai bahan pangan fungsional. Mengingat nilai ekonomi tanaman dan buah blueberry tersebut, Kementan demikian antuasias menyambut rencana hibah dari Ezawa.

“Terima kasih, kami bangga dan bahagia warga kami bisa melakukan kerjasama dengan Indonesia. Pak Ezawa pakarnya untuk blueberry. Karena itu saya sangat mendukung dan yakin Pak Ezawa tidak akan mengecewakan kita semua” kata Watanabe. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini