nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki: Aceh Membutuhkan 3.000 Pekerja Konstruksi Bersertifikat

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 20:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 11 470 2028638 menteri-basuki-aceh-membutuhkan-3-000-pekerja-konstruksi-bersertifikat-GMe9tvT41d.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone)

ACEH - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan saat ini jumlah tenaga kerja konstruksi di Provinsi Aceh sebesar 166.824 orang .

Dari jumlah tersebut baru 12,1% yang bersertifikat atau sekitar 20.129 orang. Jumlah tenaga kerja konstruksi ini sangat sedikit, apalagi Aceh untuk pembangunan fisik sejak tahun 2015-2018 mendapat alokasi anggaran rata-rata sebesar Rp1,65 triliun.

"Dengan anggaran seperti itu, harus dibutuhkan 23.100 tenaga kerja. Oleh karena itu di Aceh kekurangan 3 ribu pekerja bersertifikasi," ujarnya di Banda Aceh, Senin (11/3/2019).

Baca Juga: Tak Gunakan Pekerja Konstruksi Bersertifikat, Proyek Dihentikan!

Di menjelaskan, untuk ke depannya harus lebih banyak lagi yang bersertifikat semuanya harus bisa lebih banyak sertifikasi ini. Contohnya hari ini Kementerian PUPR telah berkolaborasi dengan Pemkot Banda Aceh dengan berkomitmen memperluas program sertifikasi untuk para pekerja.

"Jadi, untuk kebutuhan tidak boleh di percepat karena belajar tidak boleh di percepat, tapi harus mempunyai program yang teratur," tuturnya.

Baca Juga: Tak Ingin Bangun Infrastruktur Asal Jadi, PUPR Tingkatkan Ahli K3 Konstruksi

Dia menambahkan dengan tenaga kerja mempunyai sertifikasi ini, maka mempunyai hukum yang kuat dan lebih mudah mencari kerja. "Untuk tenaga kerja yang tidak bersertifikasi harus melakukan sertifikasi agar lebih baik ke depannya," pungkasnya.

(fbn)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini