nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lelang 7 Seri Surat Utang Negara, Kemenkeu Serap Rp18,05 Triliun

Selasa 12 Maret 2019 20:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 12 20 2029101 lelang-7-seri-surat-utang-negara-kemenkeu-serap-rp18-05-triliun-xCinDc9Ziw.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah menyerap dana Rp18,05 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan anggaran pendapatan dan belanja negara, dengan total penawaran masuk Rp58,31 triliun.

Melansir dari Antaranews, Selasa (12/3/2019), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan  menyebutkan lelang tersebut telah memenuhi target indikatif yang ditetapkan Rp15 triliun.

Untuk seri SPN03190613, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,7885%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 13 April 2019 ini mencapai Rp3,9 triliun.

Baca Juga: Cetak Rekor, Pemerintah Raup Rp22 Triliun dari Lelang SUN

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 5,77 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 5,85%.

Untuk seri SPN12200313, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,07150%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 13 Maret 2020 ini mencapai Rp5,26 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 6,04 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,8%.

Untuk seri FR0077, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,43793%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2024 ini mencapai Rp16,06 triliun.

Baca Juga: Pemerintah Incar Rp30 Triliun dari Lelang Surat Utang

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,125% ini mencapai 7,4% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,8%.

Untuk seri FR0078, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp5,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,84876%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2029 ini mencapai Rp19,43 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,25% ini mencapai 7,82% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,05%.

Untuk seri FR0068, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3,05 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,25738%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini mencapai Rp7,77 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375% ini mencapai 8,22% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,42%.

Untuk seri FR0079, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2,05 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,36948%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 April 2039 ini mencapai Rp3,18 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375% ini mencapai 8,31% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,46 persen.

Untuk seri FR0076, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,15 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,54527%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2048 ini mencapai Rp2,7 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,375% ini mencapai 8,5% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,8%.

Sebelumnya, pada lelang enam seri SUN pada Selasa (26/2/2019), pemerintah menyerap dana sebesar Rp22 triliun dari penawaran masuk mencapai Rp93,93 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini