Bandara Soekarno Hatta Miliki Terminal Low Cost Carrier pada Mei 2019

Anggun Tifani, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 16:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 21 320 2033158 bandara-soekarno-hatta-miliki-terminal-low-cost-carrier-pada-mei-2019-fi3Z1Pma98.jpg Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto: Okezone)

TANGERANG - Menteri Pariwisata menyebutkan, pihaknya akan menargetkan penerapan Low Cost Carrier Terminal (LCCT) pada bulan Mei 2019 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Dijelaskan Arief, LCCT merupakan terminal bandara khusus yang dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan maskapai penerbangan berbiaya rendah. Program ini dilakukan untuk meningkatkan minat wisata mancanegara (wisman), yang ditargetkannya dapat menembus 20 juta wisman di tahun 2019.

"Saat ini, memang kita sedang kejar target peningkatan wisman untuk meningkatkan devisa juga. Makanya, kami (Kemenpar) sudah berbicara dengan pak Presiden (Joko Widodo) terkait beberapa terobosan salah satunya, kehadiran LCCT dan akhirnya, disetujui oleh Presiden yang mana lokasi pertama akan ada di Bandara Soekarno Hatta," ucapnya saat kunjungan kerja di Airport Operation Control Center (AOCC) Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (21/3/2019).

Baca Juga: Runway 3 Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi Juni 2019

Dia mengatakan, untuk meningkatkan sektor pariwisata, Indonesiai tidak dapat hanya mengandalkan penerbangan dengan Full Service Carrier (FSC) untuk meningkatkan jumlah wisman lantaran hingga kini, Indonesia bukanlah market leader.

"Memang ada beberapa cara untuk tingkatkan angka wisman, salah satunya hot deal dimana, memberikan diskon sampai 60 persen ke destinasi Kepulauan Riau tapi, itu tidak cukup, karena Indonesia ini bukan seperti negara tetangga. Bahkan negara tetangga saja seperti Singapura itu punya LCCT untuk tingkatkan wismannya, padahal dia bisa dikatakan market leader untuk pariwisata. Makanya, hal itu harus kita terapkan di Indonesia," tuturnya.

Baca Juga: Libur Imlek 2019, Jumlah Penumpang Bandara Soetta Menurun

Sementara, Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin menambahkan, terkait dengan persiapan LCCT tersebut progresnya telah mencapai 70 persen. Hal ini juga didukung, sejumlah maskapai dari luar negeri, mau bekerja sama untuk penerbangan berbiaya rendah itu.

"LCCT ini adalah konsep dan strategi baru yang mendorong forum tourism arrival. Maskapai yang bergabung sudah ada beberapa yakni, maskapai dari China dan India yang akan bergabung," katanya.

Penerapan LCCT tersebut akan dilakukan di, Terminal 2 E dan F untuk penerbangan internasional sedangkan Terminal 3 untuk penerbangan Full Service Carrier dan Terminal 1 untuk penerbangan domestik Lost Cost Carrier.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini