JAKARTA – PT Taspen (Persero) melalui anak usahanya PT Taspen Properti Indonesia membangun Apartemen Aspena Residence berlokasi di wilayah Tangerang, Banten, dengan menyiapkan investasi sebesar Rp220 miliar.
Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro mengatakan pendapatan dari unit usaha properti perseroan terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Meskipun enggan menyebutkan secara pasti, namun pada tahun lalu Taspen Properti Indonesia berhasil mencatat pertumbuhan 110% dari target laba tahun sebelumnya.
“Pengembangan ini merupakan upaya perseroan memaksimalkan aset-aset lahan yang dimiliki Taspen Properti maupun Taspen,” kata Iqbal dalam jumpa persnya di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan, pembangunan Apartemen Aspena Residence ini merupakan wujud komitmen Taspen Properti yang menambah core bisnisnya tidak hanya sebatas pengelolaan gedung perkantoran Menara Taspen, tetapi juga sebagai pengembang untuk memaksimalkan aset lahan yang dimiliki induk usaha maupun anak usaha.
Baca Juga: Otentikasi Pensiunan Taspen Sekarang Bisa Lewat Smartphone
Sementara itu, Direktur Utama Taspen Properti Indonesia Bayu Utomo menambahkan, biaya investasi pembangunan Apartemen Aspena Residence mencapai Rp220 miliar di luar lahan. Sedangkan sumber pendanaan berasal dari internal perusahaan dan pinjaman dari perbankan, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
“Ini merupakan apartemen dengan harga menengah namun memiliki kualitas prima, ini juga diperuntukkan bagi apa ratur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, maupun masyarakat yang berada di wilayah Tangerang,” katanya.