Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Situs Kuno, Tol Malang-Pandaan Bergeser 8 Meter ke Sungai

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 25 Maret 2019 |18:49 WIB
Ada Situs Kuno, Tol Malang-Pandaan Bergeser 8 Meter ke Sungai
Tol Pandaan-Malang (Foto: Avirista/Okezone)
A
A
A

MALANG - Perusahaan pengerjaan kontraktor proyek tol Malang-Pandaan, PT Jasamarga Pandaan Malang memastikan akan ada pergeseran ruas tol di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Hal ini menyusul adanya temuan situs purbakala di wilayah setempat.

Hal ini usai rapat koordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), perwakilan Pemkab Malang, dan perwakilan Pemprov Jawa Timur.

 Baca Juga: Ada Situs Kuno, Jasa Marga Geser Tol Malang-Pandaan

Direktur Utama (Dirut) Agus Purnomo mengatakan ruas tol Malang-Pandaan seksi 5 KM 37 dipastikan akan ada pergeseran 8 meter menuju arah Sungai Amprong.

"Hasil ekskavasi dimungkinkan tol bergeser 8 meter. Itu aman jadi nanti kami akan membuat trase tol yang baru dengan geser 8 meter," ungkap Agus ditemui okezone, Senin sore (25/3/2019).

Namun terkait perhitungan nominal pertambahan ruas tol tersebut pihaknya belum bisa menghitung hal tersebut. "Belum ada penganggarannya. Baru dihitung bagaimana konstruksinya, beloknya berapa, jadi belum direncanakan dan belum ada penghitungan," lanjutnya.

jalan tol

"Saya juga masih nunggu surat resmi apakah dari Dirjen Kebudayaan atau Kemendibud. Jadi masih menunggu proses surat menyurat. Mudah-mudahan secepatnya hasilnya keluar," bebernya.

Nantinya menurut Agus hasil rekomendasi dari pertemuan hari ini di Kantor PT Jasamarga Pandaan Malang akan dibawa ke Jakarta guna dirapatkan, sebelum diputuskan oleh menteri.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement