nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tarif MRT Rp8.500, Berapa Subsidi Harus Dibayarkan?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 25 Maret 2019 19:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 25 320 2034808 tarif-mrt-rp8-500-berapa-subsidi-harus-dibayarkan-V7qWVoVPU7.jpg Foto: MRT Jakarta (Giri/Okezone)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memutuskan, tarif rata-rata Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sebesar Rp8.500 per 10 kilometer (km). Sedangkan untuk tarif rata-rata LRT Jakarta ditetapkan Rp5.000.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) eksekutif dan legislatif yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta pada hari ini, Senin (25/3/2019).

"Akhirnya hari ini diputuskan tarif rata-rata MRT senilai Rp8.500 dan LRT Jakarta sebesar Rp5.000," ujar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi usai rapat penetapan tarif.

Baca Juga: Dukung Pembayaran MRT, Bank DKI Bidik 10 Juta Transaksi JakCard

Dia menyatakan, penghitungan tersebut berdasarkan kajian dari usulan tarif terkait MRT dan LRT Jakarta. Dengan demikian, keputusan tarif itu lebih rendah dari usulan Pemprov DKI Jakarta untuk MRT sebesar Rp10.000 dan LRT Jakarta Rp 6.000.

Sementara itu, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, berdasarkan rumusan pihaknya perhitungan tarif MRT yakni Rp850 per km, yang ditambah dengan minimal dana yang harus dibayar oleh masyarakat atau boarding fee sebesar Rp1.500. Maka rata-rata tarif menjadi Rp10.000 per 10 km.

Usulan tarif MRT tersebut akan membebani pemerintah daerah dengan subsidi sekitar Rp21.000 per penumpang. Maka total alokasi subsidinya pun mencapai Rp672 miliar.

Baca Juga: MRT Ciptakan Budaya Baru Transportasi Jakarta

Sedangkan untuk usulan tarif LRT Jakarta yang sebesar Rp6.000 maka subsidinya sekitar Rp35.000 penumpang. Sehingga total alokasi subsidinya Rp 327 miliar.

Namun, karena tarif yang ditetapkan DPRD DKI Jakarta lebih murah, maka akan terjadi penyesuaian harga terkait boarding fee, rata-rata per km, serta besaran subsidi. Hasil rapat ini pun akan dilaporkan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Tadi sudah kita tawarkan ada opsi diskon dan sebagainya, tapi mereka (DPRD DKI Jakarta) rupanya ingin perhitungannya lebih konkret, jadi Rp8.500 rata-rata (untuk MRT) dan LRT Jakarta Rp5.000. Nanti akan kita hitung kembali, kita minta PT MRT Jakarta dan PT Jakpro untuk menghitung angka ini yang betul-betul valid, subsidinya pun nanti, PSO-nya akan dibatasi sesuai kebutuhan," jelas dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini