nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gantikan Perbankan, Fintech Bisa Untungkan Negara dan UMKM

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 11:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 26 320 2035044 gantikan-perbankan-fintech-bisa-untungkan-negara-dan-umkm-7jf5MrNSko.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Perkembangan financial technology (Fintech) alias sistem keuangan berbasis digital ini semakin pesat. Bahkan kini Fintech menjadi penantang terbaru dari bisnis keuangan di negara manapun.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Bambang Soesatyo mengatakan, berkembang pesatnya fintech ini karena semakin digemari oleh masyarakat. Sebab, bisnis ini memberikan pelayanan yang mudah bagi masyarakat untuk mengakses produk-produk keuangan.

Salah satu contohnya yang paling bermanfaat adalah bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menurutnya, para pelaku UMKM ini semakin bisa dan mudah mendapatkan modalnya.

 Baca Juga: Dirugikan Fintech Abal-Abal? Jangan Ngadu ke Netizen Julid tapi ke Sini

Padahal sebelum adanya fintech, para pelaku UMKM kesulitan mendapatkan akses perbankan. Apalagi akses permodalan juga semakin mudah karena hanya menggunakan smartphone.

"Bisnis fintech juga bisa menggantikan peran lembaga formal seperti perbankan, menjadi alat bantu pembayaran dan kliring, mitigasi risiko dan membantu pihak yang membutuhkan,” ujarnya saat ditemui di ITS Tower, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Selain bermanfaat bagi masyarakat, juga secara keseluruhan bermanfaat bagi negara. Karena dengan adanya fintech ini bisa meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia.

 Baca Juga: Fintech Harus Bermanfaat Untuk Perekonomian Nasional

Ditambah lagi adanya fintech ini juga bisa mendorong transaksi non tunai. Apalagi memang pemerintah saat ini tengah dalam program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan mendorong transaksi non tunai dengan uang elektronik maupun pembayaran dengan QR code.

"Kalau bisa menggunakan transaksi nontunai maka akan menghemat negara, karena untuk membeli kertas uang keluar negeri itu triliunan, jadi bisa hemat tentu lumayan juga, sistem pengamanan (uang) kita juga belinya di luar negeri,” ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini