nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

17 Juta Hektare Lahan di Sumatra dan Kalimantan Bermasalah soal Perizinan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 20:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 26 470 2035343 17-juta-hektare-lahan-di-sumatra-dan-kalimantan-bermasalah-soal-perizinan-vcxPrZuiDJ.jpg lahan

JAKARTA - Badan Informasi Geospasial (BIG) mencatat ada seluas 17 juta hektare (ha) lahan di Sumatra dan Kalimantan yang masih bermasalah terkait dengan perizinan. Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada hari ini.

Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Hasanuddin Abidin menyatakan, secara rinci luas lahan yang bermasalah itu terdiri dari di Kalimantan seluas 10.435.919 ha dan Sumatera seluas 6.473.872 ha.

"Di Kalimantan lahan terindikasi perizinan tumpang tindih itu 19,3% dan di Sumatera 13,3%. Nah ini yang bermasalah perlu penyelesaian," uajarnya dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Baca Juga: BPN: Kawasan Desa dalam Status Hak Guna Usaha Harus Dilepaskan

Dia menjelaskan, permasalahan lahan ini terjadi karena beberapa ketidaksinkronan antara pemerintah pusat dan daerah. Seperti, terdapat lahan yang sama namun memiliki dua izin yang tumpang tindih yakni hak guna usaha (HGU) dan izin hutan produksi.

"Contohnya, ada satu wilayah daerah HGU-nya tahun 1994. Tapi, tiba-tiba keluar SK menteri kehutanan bahwa itu hutan produksi. Ada juga mungkin izin yang satu keluar dari pusat, yang satu keluar dari daerah jadi tumpang tindih," katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Perintahkan Pendataan Tanah di Kawasan Hutan Dipercepat

Maka melalui kebijakan satu peta (one map policy) yang diusung pemerintah akan dilakukan sinkoronisasi terkait masalah lahan tersebut. Kebijakan ini memang dibuat untuk mengatasi masalah pemanfaatan lahan di Indonesia.

Namun, Hasanuddin menyatakan sinkronisasi tersebut perlu memakan waktu yang lama. "Masalah sinkronisasi bukan hal yang mudah. Itu ada aspek hukum, ekonomi, sosial, lingkungan. Menyelesaikan itu perlu waktu," katanya.

(fbn)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini