nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI Pelototi Pertumbuhan Ekonomi China Ketimbang AS

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 17:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 27 20 2035738 bi-pelototi-pertumbuhan-ekonomi-china-ketimbang-as-1tuGwllOGh.jpg Foto: Reuters

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mewaspadai potensi pelemahan ekonomi China. Hal tersebut menyusul adanya ancaman resesi pada perekonomian Amerika Serikat (AS).

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, pelemahan ekonomi China akan jauh lebih berpengaruh kepada Indonesia dibandingkan pelemahan ekonomi AS. Apalagi ketika ekonomi China tumbuh di bawah angka 6%.

"Kalau ekonomi China tumbuh di bawah enam persen, akan ada skenario yang baru," ujarnya di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Baca Juga: Ancaman Resesi Ekonomi Amerika Justru Untungkan Indonesia, Kenapa ?

Menurut Mirza, alasan mengapa pelemahan ekonomi China akan jauh lebih berpengaruh adalah karena ekspor Indonesia menuju negeri Tirai Bambu itu sangat tinggi. Jika ekonomi China menurun, besar kemungkinan Tiongkok akan mengurangi impor bahan mentahnya dari Indonesia.

Semetara itu, jika China mengurangi impor bahan mentah dari Indonesia ini bisa menjadi ancaman bagi perekonomian Indonesia. Sebab konsumsi swasta dan juga neraca dagang yang menjadi pendongkrak ekonomi Indonesia menurun.

Baca Juga: BI: Ekonomi Global Masih Melambat

"Ekspor Indonesia lebih dari 25% komoditas pertambangan dan perkebunan ke China, harganya bisa menurun," ucacpnya.

Meskipun begitu, sejauh ini belum ada tanda-tanda perlambatan ekonomi China. Bahkan beberapa lembaga ekonomi dunia seperti World Bank ataupun IMF belum mengeluarkan stament tanda-tanda ekonomi China akan di bawah 6%.

"Sejauh ini perlambatan pertumbuhan ekonomi China, kata Mirza, belum berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. BI memproyeksikan ekonomi China tahun ini akan tumbuh 6,3% dibanding 6,4% pada 2018. Dampak dari perlambatan itu," ucapnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini