Share

Bisnis Properti Lesu, Laba dan Pendapatan Sentul City Turun

Senin 01 April 2019 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 01 278 2037711 bisnis-properti-lesu-laba-dan-pendapatan-sentul-city-turun-NfAMKwDUrF.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatatkan laba bersih sebesar Rp335,85 miliar atau turun 27,76% dibanding periode yang sama tahun 2017 laba bersih sebesar Rp464,92 miliar.

Dilansir dari Harian Neraca, Senin (1/4/2019), perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,316 triliun atau turun 18,91% dibandingkan akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar Rp1,623 triliun. Sedangkan beban pokok pendapatan mengalami penurunan 8,26% dari Rp661,8 miliar menjadi Rp607,19 miliar. Selain itu, kewajiban perseroan tercatat sebesarRp5,631 triliun atau naik 11,85% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp5,034 triliun.

Sementara itu, ekuitas perseroan tercatatsebesarRp10,62 triliun atau naik 6,79% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp9,94 triliun. Adapun aset perseroan tercatat sebesarRp16,25 triliun atau naik 8,55% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesarRp14,97 triliun. Tahun ini, perseroan menargetkan marketing sales tumbuh 15 sampai 20%.

Baca Juga:  Sentul City Bukukan Penjualan Rp813 Miliar

Direktur Independen PT Sentul City Tbk, David Partono pernah bilang, memperimbangkan karena situasi ekonomi yang belum kondusif dan ditambah adanya pemilihan presiden pada 2019, Sentul City akan mengambil sikap konservatif dan melangkah hati-hati di tahun ini. "Kami perkirakan setelah pemilu nanti pasar properti akan bergairah lagi," ujarnya.

Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp500 miliar. Saat ini Sentul City tengah mengembangkan superblok Centerra di Central Business Distric (CBD) Sentul City seluas 7,8 hektar. Superblok ini terdiri dari AEON Mall, Apartemen Verdura, Saffron Noble Residence, Opus Park Towers, Gedung Perkantoran Centerra, serta AEON Condotel. Untuk proyek AEON Mall yang sudah tutup atap pada Januari 2018 lalu, konstruksinya sudah mencapai kurang lebih 70%.

ihsg

Rencananya serah terima unit ke tenant dilakukan pada kuartal pertama tahun ini dan dibuka untuk umum pada kuartal ketiganya. Perseroan memastikan tahun ini belum ada produk baru. Sentul City masih fokus menghabiskan produk lama seperti Saffron Noble Residence, Opus Park, Green Mountain, Spring Mountain, dan lainnya. Rasio penjualan pada 2019 untuk rumah tapak 50%, hunian vertikal 30%, dan block sales 20%.

Demikian dipaparkan Direktur Independen PT Sentul City Tbk. David Partono, dalam paparan publik (public expose) Sentul City di Hotel Neo Geen Savana, Bogor, Senin (10/12/2018). Dalam paparan tersebut Sentul mencatat kinerja positif sepanjang Januari - September 2018. BKSL meraup pendapatan bersih Rp801,165 miliar atau naik 12.03% dari Rp715,122 miliar pada periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini