Dia juga mengakui belum adanya kepastian pengoperasian Bandara NYIA juga berkaitan dengan beberapa rekomendasi dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang menyebut NYIA belum layak beroperasi di bulan ini.
Catatan hasil investigasi Ombudsman di antaranya, masalah internet dan jaringan, pengujian airfield lighting, hingga pengerjaan landasan pacu (runway). Dari sisi keamanan dan keselamatan penumpang, ia menyebut nantinya ada pembatasan area akses penumpang dalam terminal saat beroperasi maupun pembatasan akses pekerjaan proyek. Untuk mengatasi kebisingan dan debu dari pekerjaan yang masih berlangsung, ada mitigasi yang dibuat dan diharapkan berjalan baik.
"Catatan Ombudsman sudah kami tindaklanjuti, namun kami masih menunggu hasil verifikasi Kemenhub," kata Taochid.
Dia mengatakan PT AP I melalui KSO PT PP masih melakukan pekerjaan fasilitas sisi udara (airside) maupun sisi darat (landside) dari Bandara NYIA. Progres pembangunan untuk menuju operasi minimum disebutnya sudah sekitar 93% atau 45% secara keseluruhan hingga operasi penuh di akhir tahun. Runway ( landasan pacu) sudah akan memasuki tahap pengujian airfield lighting (sistem lampu) dan pengerjaan marka.
Dia memastikan pada 7 April nanti pekerjaan di airside sudah rampung seluruhnya. Adapun di bagian terminal saat ini tengah dilakukan penyempurnaan. Instalasi kelistrikan serta kursi-kursi untuk pengguna jasa penerbangan di bandara tersebut sudah terpasang. Demikian juga beberapa tenant atau mitra penyewa gerai komersil sudah mulai bersiap masuk.