nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tren Meningkat, BI Disarankan Memupuk Cadangan Devisa hingga USD150 Miliar

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 09 April 2019 12:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 09 20 2040981 tren-meningkat-bi-disarankan-memupuk-cadangan-devisa-hingga-usd150-miliar-iXynQNTVCM.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatatkan cadangan devisa hingga akhir Maret 2019 mencapai USD124,5 miliar. Mengalami peningkatan USD1,2 miliar dari posisi akhir Februari yang USD123,3 miliar. Adapun pada posisi akhir Januari cadangan devisa sebesar USD120,1 miliar.

Ekonom BCA David Sumual menyatakan, tren peningkatan cadangan devisa menunjukkan masih derasnya aliran modal asing (capital inflow) ke Indonesia. Kata dia, tingginya minat investor asing menanamkan dana di Tanah Air terlihat dari modal yang masuk hingga akhir Maret mencapai sekitar Rp90 triliun.

"Ini bukti aliran dana masih kuat masuk ke Indonesia," katanya kepada Okezone, Selasa (9/4/2019).

 Baca Juga: Cadangan Devisa Naik USD1,2 Miliar di Akhir Maret

Realisasi masuknya modal asing hingga kuartal I 2019 itu melampaui keseluruhan tahun 2018. Pada tahun lalu keseluruhan modal asing yang masuk hanya mencapai Rp13,9 triliun.

David menilai, jika arus modal asing masih terus menguat hingga beberapa bulan kedepan, BI disarankan untuk bisa memupuk cadangan devisa ke level kisaran USD140-USD150 miliar.

"Dengan cadangan devisa sebesar itu maka akan memenuhi sekitar 3 kali pembayaran utang luar negeri jangka pendek," katanya.

 Baca Juga: Cadangan Devisa Naik, Kepercayaan Investor Asing Masih Tinggi

Ke depan, lanjutnya, perkembangan cadev memang akan sangat dipengaruhi sentimen global. Terutama terkait kesepakatan perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Di mana, pelaku pasar sedang wait and see menanti detil dari perjanjian dagang tersebut.

"Perkembangan cadangan devisa ke depan akan sangat tergantung kondisi eksternal terutama terkait perang dagang," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini